PUM Netherlands sendiri adalah organisasi nirlaba berbasis di Belanda yang telah membantu ribuan UMKM di lebih dari 30 negara berkembang sejak 1978. Melalui pengiriman tenaga ahli senior, PUM memberikan konsultasi langsung untuk membantu pelaku usaha naik kelas dan memperkuat daya saingnya secara global.
Dalam sambutan pembuka, Dr. Emg Fritz Akhmad Nuzir, S.T., M.A. Kepala Pusat Pengembangan Inovasi & Kewirausahaan (PPIK) UBL, menekankan pentingnya kerja sama antara akademisi, korporasi, dan mitra global dalam membangun ekosistem wirausaha yang tangguh.
“Kegiatan ini menjadi langkah konkret bagaimana kolaborasi lintas sektor mampu memperluas wawasan UMKM lokal terhadap standar dan praktik usaha berskala internasional,” ujar Fritz.
Senada dengan itu, Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PLN UID Lampung, Rio Widya Nugraha, menyampaikan bahwa PLN tidak hanya bertugas menyediakan energi, tetapi juga berperan sebagai penggerak peningkatan pertumbuhan sosial dan ekonomi.
“Kami mendorong UMKM binaan untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin dari sesi ini sebagai bekal memperkuat bisnis ke depan,” ujarnya.
Lispiansi Lestari, CEO Rumah BUMN Bandar Lampung dan Srikandi PLN, juga menyampaikan bahwa momen ini menjadi kesempatan pelaku usaha menjadi wawasan penting mewujudkan visi go modern, go digital, go online dan go modern.
“Rumah BUMN berkomitmen untuk menjadi ruang tumbuh bagi seluruh mitra, salah satunya adalah dengan penyelenggaraan visitasi ini,” katanya.
Diskusi berlangsung dinamis, dengan banyak pertanyaan tentang ekspansi pasar, inovasi produk, dan digitalisasi usaha. Kegiatan ini juga menjadi ajang evaluasi perkembangan UMKM binaan Rumah BUMN, serta membuka wawasan baru bagi para peserta. (Rls/SA)









