5W1HINDONESIA.ID, KESEHATAN – Faktor penyebab epilepsi sering kambuh bisa disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya kebiasaan buruk. Epilepsi sendiri merupakan kejang yang diakibatkan oleh aktivitas listrik dan abnormal di otak.
Akan tetapi, tidak semua kejang dapat didefinisikan sebagai penyakit epilepsi dan membutuhkan pemeriksaan dokter. Nah, agar lebih paham mengenai faktor penyebab penyakit epilepsi, yuk simak ulasan selengkapnya berikut.
Faktor Penyebab Epilepsi yang Perlu Diketahui
Dilansir dari Healthline, beberapa gejala akan dialami saat kejang, seperti hilang kesadaran, gerakan otot yang tidak terkendali, dan mengalami perubahan persepsi sensori. Dalam beberapa kasus, mengidentifikasi pemicu bisa membantu mencegah kejang kambuh. Adapun beberapa penyebab epilepsi, di antaranya:
1. Gula darah rendah
Penyebab epilepsi yang pertama adalah gula darah turun atau terlalu rendah. Keadaan ini disebut juga dengan hipoglikemia di mana menyebabkan otak sulit berfungsi secara normal dan menyebabkan kejang. Untuk itu, penderita penyakit diabetes lebih berisiko tinggi mengalami kejang.
2. Akibat mengalami stres
Kejang yang dipicu oleh stres terlihat mirip epilepsi, terutama jika memiliki gejala serupa seperti mati rasa serta kebingungan. Namun, terdapat perbedaan aktivitas listrik otak antara kedua jenis tersebut.
Orang dengan epilepsi salah diagnosis di mana pada kenyataannya kejang dipicu oleh kecemasan atau trauma yang mendasari. Namun, ketika tingkat stres tinggi, maka bisa membebani tubuh dan meningkatkan risiko kejang.
3. Obat-obatan tertentu
Pemicu kejang lainnya adalah konsumsi obat-obatan tertentu, seperti pil tidur dan obat penghilang rasa sakit. Tak hanya itu, antidepresan, seperti bupropion telah dikaitkan dengan kondisi kejang.





