Bandar LampungLampung

Gandeng BBWSMS dan DPR RI, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir

×

Gandeng BBWSMS dan DPR RI, Pemkot Bandar Lampung Perkuat Infrastruktur Pengendali Banjir

Sebarkan artikel ini

5W1INDONESIA.ID, BANDAR LAMPUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung secara resmi meminta dukungan penuh dari pemerintah pusat untuk memperkuat infrastruktur pengendali banjir. Langkah ini diambil menyusul bencana banjir besar yang sempat melumpuhkan sejumlah wilayah di Kota Tapis Berseri beberapa waktu lalu.

Permintaan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana, saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) penanganan sungai di Kantor Gubernur Lampung, Senin (9/3/2026). Rapat strategis ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Marindo Kurniawan.

Dalam keterangannya, Eva Dwiana memaparkan bahwa Pemkot telah bergerak cepat melakukan penanganan darurat di lapangan, mulai dari perbaikan fisik hingga pendataan sosial. Namun, ia menekankan bahwa kapasitas daerah memiliki keterbatasan dalam menangani skala sungai yang luas.

“Kami terus melakukan perbaikan talud, pengerukan sungai, dan pendataan warga terdampak. Namun kami sangat membutuhkan dukungan pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai agar rencana teknis seperti peninggian tanggul segera direalisasikan,” tegas Eva Dwiana.

Merespons permintaan tersebut, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Mesuji Sekampung (BBWSMS), Roy Panagom Pardede, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana strategis. Fokus utama BBWSMS adalah melakukan normalisasi kapasitas sungai serta melakukan peninggian tanggul di sejumlah titik kritis yang saat ini dinilai sudah tidak memadai dalam menampung debit air.

Dukungan juga datang dari level legislatif pusat. Anggota Komisi V DPR RI Daerah Pemilihan Lampung, Mukhlis Basri, menyarankan adanya kajian ulang yang mendalam terhadap sistem aliran pembuangan air di Bandar Lampung.

“Aliran air sebaiknya dapat langsung dialirkan menuju muara sungai atau laut yang jaraknya lebih dekat. Dengan begitu, beban sistem drainase di tengah kota dapat berkurang secara signifikan,” ujar Mukhlis Basri memberikan masukan teknis.

Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, BBWSMS, hingga DPR RI ini diharapkan menjadi titik balik penanganan banjir yang lebih efektif. Tujuannya satu: mempercepat realisasi infrastruktur yang mampu meminimalisir risiko bencana serupa di masa mendatang demi keamanan warga Bandar Lampung.