“Kita berharap dengan dibukanya keran impor tersebut sudah mencukupi stok-stok di kota Bandarlampung,” terangnya.
Sementara kalau untuk stok barang yang lain jangan khawatir karena informasinya untuk dua bulan ke depan aman.
“Jadi setelah kita Koordinasi ya dengan Bulog dan lain-lain stok aman,” jelasnya.
Adiansyah menambahkan bahwa pihaknya saat ini belum dapat memastikan untuk titik pelaksanaan operasi pasar selanjutnya.
“Nunggu Koordinasi dulu kedepan karena dilematis juga saat ini, sebab operasi pasar kan ngumpulin orang banyak, sementara satu sisi kan kita harus jaga jarak,” pungkasnya. (SA)








