Sementara itu, Steven Cheng menjelaskan jika total peserta yang ikut dalam fase penyisihan terdapat 322 peserta yang terdiri dari 40 sekolah yang ada di provinsi Lampung.
Pria yang akrab di sapa Koh Steven ini mengatakan, kegiatan tersebut akan berkelanjutan pada setiap tahunnya.
“Tujuannya untuk mendorong anak-anak dan melatih mental dalam menggunakan bahasa mandarin di kehidupan sehari-hari. Jadi tidak hanya sekedar mempelajari, tapi mereka juga punya panggung untuk menunjukan keahlian berbahasa mandarin mereka di depan khalayak umum,” jelasnya.
Nantinya dari 60 peserta yang ada di Grand Final akan terpilih juara 1 – 3 dan juara harapan 1-2 di setiap kategori yang akan menerima hadiah uang tunai yang telah di persiapkan.
Selain itu, Koh Steven mengapresiasi peran pemkot Bandar Lampung karena telah hadir dan turut menyumbangkan hadiah untuk juara 1-3.
“Dukungan pemkot Bandar Lampung sangat baik, dalam setiap kegiatan lomba bahasa mandarin Walikota Eva Dwiana selalu hadiri ditengah kesibukannya. Selain itu, beliau juga memberikan tambahan hadiah berupa sepeda untuk juara 1,2 dan 3,” pungkasnya.











