LampungLampung SelatanPemerintahanPENDIDIKAN

Gubernur Arinal Hadiri Sidang Terbuka Dies Natalis Itera ke-9, Ini Gagasannya

39
×

Gubernur Arinal Hadiri Sidang Terbuka Dies Natalis Itera ke-9, Ini Gagasannya

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Sidang Terbuka salam rangka Dies Natalis Institut Teknologi Sumatera (Itera) ke-9 || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Sidang Terbuka salam rangka Dies Natalis Institut Teknologi Sumatera (Itera) ke-9 || Foto: Adpim Pemprov Lampung

5W1HIndonesia.id, Lampung Selatan – Gubernur Lampung Arinal Djunaidi menghadiri Sidang Terbuka salam rangka Dies Natalis Institut Teknologi Sumatera (Itera) ke-9, di Aula Kampus Itera, Jumat (6/10/2023).

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan gagasan penggabungan Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari 3 universitas di Lampung: Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera, dan UIN Raden Inten Lampung di sebuah kecamatan, ataupun desa.

Baca Juga  Gubernur Arinal Djunaidi Lakukan Panen Raya Padi di Kabupaten Lampung Tengah

Menurut Gubernur Arinal, penggabungan ini dapat mempercepat analisa kebutuhan atau kekurangan, maupun potensi yang ada pada daerah tersebut.

Melalui gabungan tiga universitas diharapkan dapat mengembangkan daerah tersebut menjadi tempat yang makin berkembang.

Pada bagian lain, atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur Arinal mengucapkan selamat Dies Natalis ke-9 kepada seluruh keluarga besar Itera, terutama kepada mahasiswa, dosen, staf, dan para alumni yang telah memberikan kontribusi besar dalam membangun reputasi dan prestasi Itera.

Baca Juga  Ketua Dekranasda Provinsi Lampung Buka Lampung Fashion Tendance 2025

Gubernur Arinal menyambut baik diadakannya kegiatan ini, karena dapat menjadi platform inspiratif untuk menyatukan pemikiran dan visi bersama dalam mencapai keunggulan berkelanjutan bagi Itera dan korelasinya dengan kemajuan Provinsi Lampung.

Baca Juga  Gubernur Lampung Hadiri Tour of Road to Kemala Lampung Seri 4

Seperti diketahui, pada tahun 2035 akan terjadi posisi transisi menuju Bonus Demografi di Indonesia, dan diperkirakan puncak Bonus Demografi di Provinsi Lampung terjadi pada tahun 2034.

Dampak Bonus Demografi tersebut adalah meningkatnya jumlah Penduduk Usia Produktif, di mana akan menjadi beban pemerintah apabila usia produktif tidak diikuti dengan kompetensi keahliannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *