Zona Muslim

5 Hadis Tentang Larangan Marah, Umat Muslim Wajib Paham

64
×

5 Hadis Tentang Larangan Marah, Umat Muslim Wajib Paham

Sebarkan artikel ini
hadis tentang larangan marah
Ilustrasi Hadis Tentang Larangan Marah || Photo by Cookie_studio on Freepik || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Dalam Islam, terdapat beberapa hadis tentang larangan marah yang penting untuk dipahami oleh seluruh umat muslim. Perlu diketahui, marah yang tidak terkendali memiliki risiko yang merugikan karena merupakan pintu masuk bagi setan.

Karena itu, marah sendiri bukanlah hal yang baik dan harus dihindari agar tidak menyebabkan dosa. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait hadis-hadis yang membahas tentang larangan marah, yuk simak pembahasan berikut.

Hadis Tentang Larangan Marah yang Perlu Diketahui

Marah adalah emosi yang wajar dirasakan setiap manusia untuk mengungkapkan perasaan di hatinya. Akan tetapi, Islam mengajarkan umatnya untuk bisa menahan amarah dengan menahan perasaan tersebut dan bersabar.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, amarah bisa menjadi pintu masuk setan di mana akan memegang hawa nafsu seseorang. Untuk itu, ada beberapa hadis mengenai larangan marah yang penting diketahui, antara lain:

1. Dijanjikan Surga oleh Allah SWT

Salah satu hadis menjelaskan bahwa menahan amarah akan mendapatkan ganjaran surga dari Allah SWT. Hadis tersebut berbunyi, “Dan bersegeralah kalian kepada ampunan dari Tuhan kalian dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang”. (Hadis Nabi Muhammad SAW yang dijelaskan oleh Malik bin Anas) 

2. Masuk dalam Nasihat Rasulullah SAW

Larangan untuk marah masuk ke dalam nasihat Nabi Muhammad SAW.  sebagaimana dijelaskan dalam sebuah hadis, “Bahwa ia pernah bertanya kepada Rasulullah SAW untuk itu ia mengatakan,

‘Wahai Rasulullah SAW, ajarkanlah kepadaku suatu nasihat yang bermanfaat bagi diriku, tetapi jangan banyak-banyak agar aku selalu mengingatnya’. Maka Rasulullah SAW bersabda, ‘Kamu jangan marah’.

Ia mengulangi pertanyaannya kepada Nabi Muhammad SAW berkali-kali, tetapi semuanya itu dijawab oleh Rasulullah SAW dengan kalimat, ‘Kamu jangan marah’”. (Diceritakan oleh Hariah Ibnu Qudaman As-Sa’di)

3. Menahan Marah Termasuk Orang Beriman

Sebuah hadis yang disampaikan oleh Imam Abu Daud menjelaskan, “Barangsiapa yang menahan amarah sedangkan dia mampu mengeluarkannya, maka Allah SWT memenuhi rongganya dengan keamanan dan iman”.

Selain itu, dari Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW pun bersabda, “Orang yang kuat itu bukanlah karena jago gulat, namun orang kuat adalah orang yang bisa menahan dirinya di kala sedang marah”.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *