5. Memberi Uang Tips di Restoran
Merupakan kebiasaan untuk menawarkan minuman di restoran sebagai ucapan terima kasih.
Namun, hal ini tidak mungkin dilakukan di Jepang, karena membolak-balik karyawan restoran dapat dianggap sebagai penghinaan.
Menawarkan layanan terbaik kepada kamu adalah komitmen untuk membuat pelanggan senang dan kembali ke restoran.
6. Membuang Sampah Sembarangan
Kamu tidak akan melihat sampah berserakan di Jepang.
Karena warga memperhatikan kebersihan agar tidak membuang sampah sembarangan.
Sampah juga dipisahkan menurut bahannya, yaitu: limbah yang mudah terbakar, tidak mudah terbakar dan dapat didaur ulang.
Ada juga tempat sampah berupa mesin penjual otomatis, dimana mesin tersebut memilah sampah sesuai jenis bahannya
Biasanya, tempat sampah di toserba Jepang memiliki gambar barang yang perlu dibuang di sana.
7. Berbicara Keras di Kereta
Sangat menyenangkan untuk berjalan dan berbicara dengan teman-teman.
Namun, di Jepang, mengobrol dengan keras dapat bertentangan dengan etiket, terutama saat kamu berada di kereta atau lift.
Berbicara dengan keras dapat mengganggu kenyamanan orang lain.
Bahkan kereta api di Jepang memiliki tanda larangan menerima panggilan dan mematikannya saat berada di dalam.
Pada jam sibuk pagi hari, suasana di dalam kereta sangat sepi karena penumpang lebih memilih untuk membaca buku atau koran dan mendengarkan musik melalui headphone.
8. Menenggak Minuman Sebelum Kanpai!
Kanpai, yang berarti “bersulang” dalam bahasa Jepang adalah kata umum yang digunakan sebelum meminum minuman.
Orang Jepang cenderung mengangkat gelas mereka dan dengan lembut mengetuk gelas temannya lalu berteriak “kanpai”.
Minum bersama melambangkan rasa persahabatan dan saling menghormati satu sama lain.
Tradisi bersulang ini biasanya dilakukan untuk merayakan pencapaian penting seperti ulang tahun, pernikahan, peningkatan karir, dan sebagainya
Demikian hal – hal yang dilarang di Jepang.
Jika kamu mengikuti aturan dan kebiasaan yang berlaku, perjalananmu akan lebih nyaman dan aman selama kamu menginap.





