BUDPARTravel

8 Hal yang Dilarang di Jepang, Jangan Dicoba!

49
×

8 Hal yang Dilarang di Jepang, Jangan Dicoba!

Sebarkan artikel ini
Hal yang Dilarang di Jepang
Tampilan Osaka, Japan Foto (PIXABAY) 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDTRAVEL – Setiap negara di dunia memiliki aturan dan kebiasaan yang berbeda, kali ini akan membahas tentang berbagai hal yang dilarang di Jepang.

Ada baiknya kamu membiasakan diri dengan peraturan yang berlaku di sana selama kunjunganmu.

Baca Juga  Harga Tiket Pameran Kaws, Jam Buka, dan Fakta Menariknya

Jepang adalah negara yang menjunjung tinggi etika.

Hal ini berlaku untuk kepercayaan dan norma yang berlaku di masyarakat.

Simak yuk, hal – hal yang dilarang di Jepang!

8 Hal yang Dilarang di Jepang

Berikut 8 hal yang dilarang di Jepang, yaitu:

1. Awasebashi

Salah satu pantangan di Jepang adalah awasebashi, berbagi makanan dengan orang lain menggunakan sumpit.

Dalam tradisi ngaben, tulang belulang yang ditinggalkan abunya diberikan kepada anggota keluarga dengan sumpit.

Karena Awasebashi terlihat seperti ini, itu bisa dianggap sebagai nasib buruk.

Baca Juga  Daya Tarik Lembah Purba, Jam Operasional, dan Harga Tiketnya

2. Memetik Bunga Sakura

Siapa yang tidak ingin melihat bunga sakura merah muda?

Bunga ini merupakan kebanggaan bangsa Jepang dan dianggap istimewa karena tergolong berumur pendek, hanya mekar pada waktu-waktu tertentu dalam setahun.

Jadi jangan mencoba memetiknya langsung dari batangnya.

Jika mau, lebih baik kamu mengambil bunga sakura yang jatuh di bawah pohon.

3. Tidak Membungkuk

Orang-orang di Jepang sangat berterima kasih, hal ini ditunjukkan dengan membungkukkan badan sebelum berbicara.

Membungkuk (ojigi) ketika bertemu orang lain adalah wajib.

Baca Juga  Harga Tiket Taman Ismail Marzuki, Lokasi, dan Ragam Atraksinya

Itu melambangkan rasa hormat dan hormat.

Jika seseorang tidak membungkuk saat kamu menyapa mereka, mereka dianggap sombong dan kasar.

4. Mengotori Onsen

Jepang terkenal dengan tradisi onsen, atau mata air panas alaminya.

Di onsen, yang biasanya merupakan pemandian umum, kamu harus menanggalkan pakaian terlebih dahulu dan membersihkannya dengan sabun sebelum memasuki pemandian air panas.

Karena kamu tidak mandi di sana sendirian, kamu juga harus memperhatikan kebersihan diri di dalam onsen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *