5W1HINDONESIA.ID, BANDAR LAMPUNG – Isu kenaikan harga BBM membuat sejumlah SPBU di Bandar Lampung dipenuhi warga yang panic buying.
Menurut pantauan, SPBU 24.352-38 yang berlokasi di jalan Jend. Sudirman sudah dipenuhi oleh masyarakat yang hendak mengisi BBM sebelum kenaikan harga sejak 3 hari yang lalu.
Sari, salah satu pegawai yang bertugas mengisi BBM mengatakan rata-rata semua yang datang untuk membeli bensi dengan kapasitas full tank.
“Ini sudah dari tiga hari lalu, dari siang sudah seperti ini,” ucapnya.
“Kebanyakan minta isi full,” sambung Sari.
Dengan panjangnya antrean, SPBU yang biasanya tutup pukul 22.00 kini harus menghentikan operasional lebih awal karena terjadi penumpukan kendaraan yang merugikan pengguna jalan lainnya.
Jaelani, warga Tanjung Gading menyesalkan rencana kenaikan harga BBM yang dinilai hanya membuat masyarakat semakin sulit.
“Dunia sudah mau kiamat, kasihan orang lain yang tidak mampu atau hidupnya pas-pasan. Kalau dia memang berada ya anteng-anteng saja, tapi kalau yang kerja serabutan? bagaimana ini pemerintah,” keluhnya.
Begitu juga dengan Ilham, pria yang berprofesi sebagai ojek online ini terpaksa harus mengantre untuk mengisi BBM jenis Pertalite.
“Isu kan mau naik 10 ribu, jadi kita isi full dulu supaya besok enggak terlalu berat ngisi bensinnya kalau beneran naik,” Pungkasnya.







