3. Lapor diri ke KBRI
Laporan diri ini berguna dalam memprediksi kejadian buruk.
Misalnya, kamu kehilangan paspor (seperti pada poin 1) atau kamu atau salah satu teman perjalanan liburanmu mengalami kecelakaan.
KBRI dapat segera menghubungi keluargamu di Indonesia.
Membuat pernyataan diri ini sangat mudah, cukup tunjukkan paspormu dan siapkan 2 foto paspor ukuran paspor dengan latar belakang terang.
Setelah itu, petugas kedutaan Indonesia akan mencap paspormu dengan stempel sertifikasi diri.
Juga self-report ini free atau gratis jadi kamu tidak perlu khawatir.
4. Vaksinasi
Vaksinasi juga diperlukan saat bepergian ke negara tempat penyebaran virus epidemi.
Bisa jadi virus itu hanya ada saat berlibur, maka hal ini juga merupakan tindakan pencegahan.
Jika kamu perlu bepergian ke negara atau wilayah tertentu yang sedang berjuang melawan wabah virus, pastikan kamu mendapatkan perawatan pencegahan yang tepat.
5. Gunakan Asuransi Perjalanan
Juga disarankan untuk tidak mengesampingkan manfaat asuransi perjalanan, yang sangat berguna untuk melindungimu dari berbagai risiko selama perjalananmu ke luar negeri.
Kamu mungkin berpikir bahwa asuransi perjalanan murah akan menambah biayamu, meskipun kamu ingin merasakan liburan murah di luar negeri, terutama bagi para backpacker.
Namun, asuransi perjalanan ini sangat bermanfaat.
Kamu juga harus menyiapkan dana darurat sebelum bepergian ke luar negeri.
Dana ini sangat berguna saat kamu berada dalam situasi kritis, misalnya saat kehilangan dompet yang berisi mata uang negara.
Gunakan dompet terpisah atau saku tersembunyi di dalam tas kamu untuk menyimpan dana darurat ini.
Untuk tips lainnya, kamu bisa cek DISINI.





