Nasional

Ini Pentingnya Konsumsi Garam, BSN Tetapkan SNI Garam Beriodium

×

Ini Pentingnya Konsumsi Garam, BSN Tetapkan SNI Garam Beriodium

Sebarkan artikel ini

Organisasi kesehatan dunia (World Health Organization/WHO) pun telah merekomendasikan agar semua garam yang dikonsumsi harus beriodium atau “diperkuat” dengan iodium, yang penting untuk perkembangan otak yang sehat pada janin dan anak kecil serta mengoptimalkan fungsi mental masyarakat secara umum.

Target WHO menyatakan, minimal 90 persen rumah tangga mengkonsumsi garam dengan kandungan iodium yang cukup.

WHO telah merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi kurang dari 5 g (hanya di bawah Satu sendok teh) garam per hari.

Adapun bagi anak-anak, WHO merekomendasikan asupan garam sesuai kebutuhan tubuh mereka (dengan catatan tidak melebihi batas maksimal untuk orang dewasa).

Wahyu menegaskan, kendati garam yang beredar di pasaran sudah wajib ber-SNI, konsumen juga supaya memperhatikan rekomendasi dari WHO terkait konsumsi garam per hari.

“Jangan sampai karena merasa sudah menggunakan garam ber-SNI, lalu pemakaian garamnya melebihi batas rekomendasi dari WHO. Apalagi malah mencoba garam yang tidak ber-SNI, tidak ada jaminan kualitasnya,” tegas Wahyu.

Standar ini disusun oleh komite teknis 71-02 Garam dan telah dibahas melalui rapat teknis, dan disepakati dalam rapat konsensus yang dihadiri oleh wakil-wakil dari pemerintah, produsen, konsumen, tenaga ahli, lembaga pengujian, lembaga ilmu pengetahuan dan teknologi, Badan Pengawas Obat dan Makanan, dan institusi terkait lainnya.

Diharapkan, dengan tersedianya SNI garam konsumsi beriodium,  produsen dapat meningkatkan kualitas produk sesuai dengan persyaratan standar mutu yang telah ditentukan. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *