5w1hindonesia.id, Gaza – Dewan keamanan PBB akan segera menggelar rapat darurat terkait dengan semakin ganasnya serangan Israel terhadap Gaza, Palestina.
Sedikitnya lebih dari 220 jiwa warga Gaza, Palestina yang melayang akibat serang yang dilancarkan Israel di bawah komando PM Benamin Netanyahu.
Melansir AFP dari Kompas.com, kepulan asap pekat dan bola api terus membumbung di langis Gaza, Palestina lapor seorang jurnalis AFP di lokasi.
Meskipun sejumlah negara telah mengecam serangan Israel terhadap Palestina, namun PM Benjamin Netanyahu pada Senin malam (17/5/2021) berkata, Israel akan terus menyerang target yang mereka sebut teroris.
Serangan udara Israel menggempur Gaza sejak 10 Mei yang lalu menyusul aksi serangan roket Hamas terhadap Israel sebagai respon atas kericuhan yang terjadi pada warga Palestina di komplek Masjidil Al Aqsa di bulan Ramadan lalu.
Menurut laporan Kementerian Kesehatan Hamas, serangan Israel telah menwaskan 213 warga Palestina termasuk 61 anak-anak, dan melukai lebih dari 1.400 orang di Gaza, menurut Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas.
Sedangkan militan Hamas sendiri telah menembakan 3.350 roket yang menewaskan 10 orang warga Israel dengan 1 anak, terang otoritas Israel.
Dewan Keamanan PBB, mereka akan mengadakan sesi keempat sejak konflik Israel Palestina meningkat. Sesi keempat DK PBB digelar setelah Amerika Serikat yang merupakan sekutu utama Israel, memblokir pernyataan bersama yang menyerukan penghentian kekerasan pada Senin untuk ketiga kalinya dalam seminggu.
Menurut data PBB, kabar terbaru dari Israel Palestina hari ini menyatakan total hampir 40.000 warga Palestina mengungsi dan 2.500 orang kehilangan tempat tinggal. (Cr)










