Nasional

Jalin Kerjasama 23.000 FKTP, BPJS Kesehatan Pastikan Peserta JKN Terlayani Selama Libur Lebaran

×

Jalin Kerjasama 23.000 FKTP, BPJS Kesehatan Pastikan Peserta JKN Terlayani Selama Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini
Konferensi Pers Pelayanan BPJS Kesehatan Saat Libur Lebaran, yang dilaksanakan secara terpusat melalui aplikasi Youtube || Foto: Screenshoot YouTube
Konferensi Pers Pelayanan BPJS Kesehatan Saat Libur Lebaran, yang dilaksanakan secara terpusat melalui aplikasi Youtube || Foto: Screenshoot YouTube

“Dengan prinsip ini, peserta tetap dapat memperoleh layanan kesehatan terutama dalam kondisi darurat maupun kebutuhan medis tertentu selama berada di luar domisili termasuk ketika menjalani perjalanan mudik,” jelasnya.

Ia melanjutkan untuk memberikan kemudahan bagi peserta selama masa libur Lebaran, BPJS Kesehatan juga menyediakan berbagai kanal layanan informasi dan pengaduan yang dapat diakses kapan saja oleh masyarakat mulai dari aplikasi Mobile JKN, Pandawadan dan Call Center 165.

“Hingga mengakses berbagai layanan pengaduan administrasi secara lebih cepat dan mudah tanpa harus datang langsung ke kantor BPJS Kesehatan,” katanya.

Pihaknya juga terus memperkuat pondasi dengan fasilitas kesehatan mitra untuk memastikan peserta JKN dapat tetap dilayani dengan baik sesuai haknya misalnya dengan mekanisme khusus bagi peserta yang membutuhkan obat rutin serta memastikan keberadaan petugas Satu BPJS yang membantu dan petugas pemberi informasi dan penanganan pengaduan (PIPP) di rumah sakit mitra untuk membantu peserta yang membutuhkan informasi maupun pendampingan saat mengakses layanan kesehatan

“Dengan berbagai langkah tersebut kami berharap peserta JKN dapat merasa lebih aman, tenang dan tetap terlindungi ketika membutuhkan pelayanan kesehatan pada saat mudik dan di luar domisii daerah FKTP,” bebernya.

Ia mengatakan pihaknya menyadari bahwa keberhasilan program JKN hanya dapat berjalan dengan baik melalui kolaborasi berbagai pihak pemerintah, faskes, organisasi profesi, masyarakat serta media.

“Karena itu kami sangat terbuka dengan berbagai masukan kritik maupun aspirasi yang disampaikan melalui media. Bagi kami kepercayaan publik menjadi pondasi utama keberlanjutan program JKN,” ucapnya.

“Kami meyakini bahwa kepercayaan masyarakat tidak dibangun dari janji tetapi dari pelayanan yang konsisten transparan dan benar-benar dirasakan masyarakat oleh peserta JKN,” pungkasnya. (SA)