Bandar LampungLampungUncategorized

Ketua Dekranasda Lampung Apresiasi Digelarnya Lampung Fashion Tendance

×

Ketua Dekranasda Lampung Apresiasi Digelarnya Lampung Fashion Tendance

Sebarkan artikel ini
Gelaran Lampung Fashion Tendance sebagai ajang untuk semakin berkembangnya industri wastra dan fashion di Provinsi Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung
Gelaran Lampung Fashion Tendance sebagai ajang untuk semakin berkembangnya industri wastra dan fashion di Provinsi Lampung || Foto: Adpim Pemprov Lampung

Riana menuturkan Lampung sendiri memiliki beragam wastra sebagai bagian dari warisan budaya Lampung.

“Tidak hanya tapis yang sudah sangat terkenal, tapi juga ada tenun, tampan, sulam usus, sulam jelujur, maduaro, tumbung manuk dan lain-lain, dan semuanya itu masih sangat terbuka untuk dikembangkan dan dikreasikan menjadi karya-karya kriya,” jelasnya.

Ia mengajak semua untuk bangga dan ikut bersama didalam menjaga wastra yang ada di Lampung.

“Kita harus sama-sama bangga memakai wastra yang ada di Provinsi Lampung. Untuk melestarikan dan mengembangkan wastra di Lampung tidak hanya tugas dari dekranasda dan pemerintah semata, tetapi seluruh rakyat Lampung berkesempatan untuk selalu melestarikan budaya dan wastra ini,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Ibu Riana berharap menjadi momentum kebangkitan fashion Lampung dan menjadi penyemangat para perajin dan desainer di Lampung untuk terus berkarya.

“Saya juga berharap bahwa ini tidak menjadi gelaran pertama dan satu-satunya, akan tetapi menjadi kegiatan annual (tahunan) yang ditunggu-tunggu oleh para desainer. Selalu berinovasi dan selalu melestarikan wastra-wastra yang ada di Provinsi Lampung,” katanya.

Lampung Fashion Tendance ini diikuti oleh 27 desainer, tidak hanya desainer kebanggan Sai Bumi Ruwa Jurai namun dari luar Provinsi Lampung yakni Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Kalimantan Timur.

Sementara itu, Ketua APPMI Lampung Ida Giriz mengatakan dengan semakin berkembangnya industri wastra dan fashion di Lampung, sehingga ke depan menjadi episentrum dalam pengembangan fashion di nusantara.

“Mari berkarya, tingkatkan industri fashion, UMKM berjaya, wastra berjaya, Lampung semakin jaya,” ujar Ida. (Rls/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *