Bandar LampungLampungPemerintahan

Ketua TP PKK Lampung Ajak Generasi Muda Kenalkan Budaya Daerah di Ajang Nasional

×

Ketua TP PKK Lampung Ajak Generasi Muda Kenalkan Budaya Daerah di Ajang Nasional

Sebarkan artikel ini

Mahasiswi Universitas Lampung tersebut memperkenalkan Akar Raya, singkatan dari Aksi Kemanusiaan dan Raga Budaya Nusantara. Melalui dua programnya, Culture with Heart dan Satu Cita 1000 Asa, Aurel ingin membawa pengenalan budaya Lampung ke panti asuhan dan Sekolah Luar Biasa (SLB) untuk menumbuhkan rasa ingin tahu dan rasa cinta budaya.

Dalam program Culture with Heart, ia mengenalkan kain Tapis dan Siger secara langsung kepada anak-anak di panti asuhan. Sementara melalui Satu Cita 1000 Asa, anak-anak diajak mencoba kegiatan kreatif seperti membatik dan mengenal ragam seni budaya.

Aurel berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membuka kesempatan bagi anak-anak untuk belajar dan mengenali potensi diri.

Batin Wulan menyambut baik gagasan Aurel dan membuka peluang kerja sama untuk memperluas kegiatan edukasi budaya, termasuk bagi anak-anak di SLB.

Menurutnya, kegiatan seperti membatik, menggambar, dan keterampilan praktis lainnya dapat menjadi ruang bagi anak-anak untuk belajar sekaligus mengembangkan kemampuan mereka.

Ia juga berpesan agar Aurel terus belajar, mempersiapkan mental, dan tampil percaya diri dengan membawa identitas Lampung. Budaya, wastra, dan pariwisata, menurutnya, merupakan kekayaan yang saling melengkapi dan dapat diperkenalkan melalui berbagai cara.

“Kita bangga memperkenalkan kebudayaan kita, dari kebudayaan, wastra, hingga pariwisata menjadi satu kesatuan. Jangan pernah puas dan jangan berhenti belajar,” ujarnya.

Aurel didorong memperkenalkan desa wisata budaya sebagai bagian dari promosi potensi daerah. Ia menilai penampilan Aurel akan lebih kuat jika unsur budaya Lampung ditampilkan secara utuh, mulai dari batik dan Tapis, busana adat, hingga cerita rakyat.

Melalui pertemuan dengan para delegasi tersebut, Batin Wulan berharap generasi muda Lampung dapat memanfaatkan kesempatan berkompetisi untuk memperkenalkan kekayaan daerah sekaligus membawa pesan positif bagi masyarakat.

Prestasi, kecintaan terhadap budaya, pendidikan, dan kepedulian sosial diharapkan tumbuh bersama, sehingga kontribusi mereka tidak berhenti ketika ajang nasional berakhir. (Rls/SA)