5W1HIndonesia.id, Metro — Menyambut Hari Sumpah Pemuda, PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro mengambil peran dalam membangun generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan peduli terhadap keselamatan melalui edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan (K2) serta pengenalan layanan digital PLN Mobile kepada siswa SMK Muhammadiyah 2 Metro.
Kegiatan ini menjadi bentuk kontribusi PLN dalam memaknai semangat Sumpah Pemuda melalui peningkatan pengetahuan, keterampilan, dan kepedulian generasi muda terhadap pemanfaatan energi listrik yang aman serta perkembangan teknologi digital.
Melalui kegiatan ini, PLN UP3 Metro membekali puluhan pelajar, khususnya siswa Jurusan Teknik Ketenagalistrikan, dengan pemahaman mengenai potensi bahaya listrik, penerapan prinsip keselamatan, serta pentingnya kepatuhan terhadap standar dan prosedur kerja.
Edukasi ini juga menjadi wujud sinergi PLN dengan dunia pendidikan dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang siap menghadapi tantangan dunia kerja dengan mengutamakan keselamatan.
Manager PLN UP3 Metro Anas Febrian, menyampaikan bahwa transformasi digital melalui PLN Mobile merupakan bagian dari komitmen PLN untuk menghadirkan layanan yang semakin mudah, cepat, dan transparan.
“PLN Mobile kami hadirkan sebagai solusi layanan kelistrikan yang praktis dan mudah diakses masyarakat. Melalui satu aplikasi, pelanggan dapat menikmati berbagai layanan PLN tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan,” ucap Anas.
“Kami berharap generasi muda dapat menjadi pelopor dalam memanfaatkan teknologi digital sekaligus turut mengenalkan kemudahan layanan PLN Mobile kepada keluarga dan lingkungan sekitarnya,” sambungnya.
Dalam sesi edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Susanto selaku Team Leader Keselamatan, Kesehatan Kerja, Lingkungan dan Keamanan PLN UP3 Metro menyampaikan materi mengenai pengenalan potensi bahaya listrik, penggunaan instalasi dan peralatan listrik sesuai standar, serta langkah-langkah pencegahan kecelakaan akibat listrik.
“Keselamatan ketenagalistrikan harus menjadi kebiasaan yang diterapkan sejak dini, terutama bagi siswa Jurusan Teknik Ketenagalistrikan yang nantinya akan berkecimpung langsung di bidang kelistrikan,” kata Susanto.











