Di bidang kesehatan, kegiatan tersebut juga diisi dengan pelayanan cek kesehatan gratis melalui kolaborasi Dinas Kesehatan Provinsi Lampung dan Kabupaten Pringsewu serta Puskesmas setempat.
Pelayanan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan dan pencegahan penyakit sejak dini.
Pembinaan juga mencakup edukasi keluarga, termasuk kelas parenting untuk meningkatkan pemahaman orang tua dalam mendampingi anak, khususnya remaja, di tengah perkembangan teknologi digital dan sosialisasi anti bullying kepada siswa Sekolah Dasar (SD).
Batin Wulan menegaskan bahwa keluarga memiliki peran utama dalam membentuk karakter anak.
Karena itu, orang tua perlu membekali anak dengan pendidikan agama, nilai moral, serta pendampingan yang tepat agar tumbuh menjadi generasi berakhlak mulia dan berkualitas.
Selain itu, diadakan juga pelatihan bagi kader PKK dengan tema 8 keluarga masa kini dan perencanaan kesehatan.
Selain pembinaan, kegiatan tersebut turut dirangkaikan dengan penyerahan berbagai bantuan, di antaranya bantuan susu untuk pelayanan Posyandu, bantuan sembako, kursi roda dan alat bantu dengar bagi lansia serta penyandang disabilitas dari PMI, bantuan bagi keluarga berisiko stunting, mesin jahit untuk usaha ekonomi produktif dari Dinas Sosial Provinsi Lampung, serta bantuan bibit cabai bagi kader PKK.
Turut diberikan bantuan buku bacaan, beasiswa Hafiz Al-Qur’an selama tiga tahun, serta Al-Qur’an untuk masjid dan rumah ibadah melalui dukungan Baznas Provinsi Lampung.
Batin Wulan menekankan bahwa seluruh program dan bantuan yang diberikan harus diikuti dengan keberlanjutan pelaksanaan, monitoring, serta evaluasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“Seluruh kegiatan pembinaan harus memiliki sasaran yang jelas dan dilaksanakan secara konsisten. Bukan hanya pada saat pencanangan, tetapi harus terus dilakukan monitoring dan evaluasi agar manfaatnya dirasakan masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengajak seluruh kader PKK di tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan, hingga pekon untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi dengan perangkat daerah serta seluruh pihak terkait.
Menurutnya, keberhasilan Desa Tapis tidak hanya menjadi capaian Tim Penggerak PKK, tetapi merupakan hasil kerja bersama seluruh elemen yang berkomitmen meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Melalui pencanangan dan pembinaan Desa Tapis, Batin Wulan berharap pemerataan pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan keluarga dapat terus diperkuat di berbagai wilayah.
“Keberhasilan Tim Penggerak PKK harus kita pertahankan dan tingkatkan demi terwujudnya keluarga yang sejahtera, berkualitas, dan mandiri menuju Lampung Maju Indonesia Emas,” pungkasnya. (Rls/SA)











