Bandar LampungLampungPemerintahan

Krakatau Festival Kembali Hadir, Wujud Cinta Budaya dan Ekonomi Kreatif Lampung

52
×

Krakatau Festival Kembali Hadir, Wujud Cinta Budaya dan Ekonomi Kreatif Lampung

Sebarkan artikel ini
Gelaran K-Fest ke-34 diawali dengan Karnaval Budaya bertema "Nemui Nyimah Mask Street Carnaval" yang diikuti ribuan peserta dari berbagai komunitas seni dan budaya || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Gelaran K-Fest ke-34 diawali dengan Karnaval Budaya bertema "Nemui Nyimah Mask Street Carnaval" yang diikuti ribuan peserta dari berbagai komunitas seni dan budaya || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

“Lampung sangat dikenal dengan potensi wisatanya yang beragam. Penyelenggaraan event seperti ini menjadi instrumen efektif dalam promosi dan peningkatan citra pariwisata daerah,” ujar Nova Arisne.

Nova Arisne juga menyebutkan dukungan kementerian terhadap penguatan event berbasis Intellectual Property (IP) agar mampu bersaing di tingkat internasional.

Pada kesempatan tersebut, Nova Arisne secara simbolis menyerahkan piagam penghargaan Kharisma Event Nusantara kepada Wakil Gubernur Jihan Nurlela sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Lampung dalam mengangkat potensi daerahnya melalui festival budaya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Bobby Irawan, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Festival Krakatau 2025 merupakan bagian dari percepatan pemulihan ekonomi daerah melalui sektor kepariwisataan. Rangkaian acara berlangsung mulai 1 hingga 6 Juli 2025 di Lapangan Korpri, Gubernuran.

Baca Juga  Jihan Nurlela Nahkodai PKDL, Pemprov Lampung Tegaskan Hak Setara bagi Penyandang Disabilitas

Bobby menyampaikan, tahun ini festival mengangkat tema “Nemui Nyimah” sebagai simbol keramahan dan sikap menyambut tamu dalam budaya Lampung.

“Masyarakat Lampung selalu siap menyambut kedatangan wisatawan dengan sopan santun dan penuh kehangatan,” ucapnya.

Festival Kanian menjadi salah satu pembuka acara, menampilkan 60 UMKM terkurasi, pertunjukan musik, fashion, tari, grafiti, serta perlombaan yang melibatkan komunitas urban. Pameran Parekraf yang berlangsung 4–6 Juli menghadirkan 20 stan dari Dinas Pariwisata kabupaten/kota, sponsor, dan mitra kolaborator.

Baca Juga  Percepat Penanganan Jalan, Wagub Lampung Tinjau Langsung Perbaikan Ruas Pringsewu–Pardasuka

Lomba kreasi sambal ulek yang digelar dengan dukungan DPD Ikaboga Lampung diikuti lebih dari 100 peserta. Selain itu, hiburan artis lokal telah berlangsung sejak 4 Juli dan terus menyemarakkan suasana festival.

Karnaval budaya yang dilangsungkan pada pembukaan sore hari ini mengangkat inspirasi dari tradisi penutup wajah khas Lampung seperti sekura dari Lampung Barat dan tupping dari Lampung Selatan. Sebanyak 51 kelompok dengan total sekitar 2.500 peserta ikut meramaikan karnaval tersebut.

Baca Juga  Sekdaprov Lampung Pimpin Acara Entry BPK RI

Rangkaian K-Fest akan ditutup dengan Krakatau Run yang digelar pada Minggu (6/7/2025) dengan rute 5 dan 10 km mengelilingi Kota Bandarlampung, dan acara Malam Pesona Kemilau Krakatau pada malam harinya, yang akan mengumumkan pemenang berbagai lomba selama festival berlangsung. acara ini juga akan diisi dengan hiburan artis lokal dan nasional seperti Mr Jono dan Joni, sebagai hiburan terbuka bagi masyarakat umum. (Rls/SA)