Bandar LampungLampungPemerintahan

Kunjungi Polinela, Gubernur Lampung Tegaskan Pentingnya Pendidikan Vokasi Hadapi Bonus Demografi

×

Kunjungi Polinela, Gubernur Lampung Tegaskan Pentingnya Pendidikan Vokasi Hadapi Bonus Demografi

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengunjungi Politeknik Negeri Lampung (Polinela) || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal mengunjungi Politeknik Negeri Lampung (Polinela) || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

Menurut Gubernur, situasi ini disebabkan oleh belum optimalnya hilirisasi pada komoditas strategis pertanian serta nilai tambah yang belum dinikmati secara merata oleh petani. Ia pun menyoroti pentingnya peran pendidikan vokasi dalam memperbaiki kondisi ini.

Gubernur mengajak seluruh civitas akademika Polinela untuk bersama-sama mendukung visi pembangunan daerah. Visi tersebut diwujudkan melalui tiga cita besar: mendorong pembangunan ekonomi inklusif dan inovatif, memperkuat SDM unggul dan produktif, serta menciptakan kehidupan masyarakat yang beradab, berkeadilan, dan berkelanjutan.

“Kita sedang membangun jembatan antara mandat rakyat dan kekuatan ilmu. Dan jembatan ini akan membawa kita ke masa depan Lampung yang lebih baik,” tegasnya.

Lebih jauh, Gubernur menegaskan bahwa kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan bagian dari collaborative governance—yakni sebuah proses strategis yang dibangun atas komitmen jangka panjang dalam proses pembangunan.

Sementara itu, pada kesempatan yang sama, Direktur Politeknik Negeri Lampung, Prof. Dr. Ir. Sarono, M.Si., menyampaikan bahwa pihaknya siap menjadi garda terdepan dalam mendukung arah pembangunan Pemerintah Provinsi Lampung.

“Polinela akan terus beradaptasi dengan arah kebijakan gubernur. Ketika pemimpin daerah menaruh perhatian pada pangan, kami siapkan program pangan. Ketika bicara pariwisata, kami siapkan dukungan dari sisi akademik. Bahkan Polinela adalah satu-satunya di Indonesia yang memiliki program studi khusus pengelolaan budidaya dan perkebunan kopi,” terang Prof. Sarono.

Lebih lanjut, ia menyebut bahwa dengan hibah lahan seluas 50 hektare dari Pemerintah Provinsi, Polinela kini menjadi politeknik dengan lahan terluas di Indonesia. Hal ini memungkinkan institusi tersebut untuk memperluas peran strategisnya dalam mendukung pembangunan daerah.

“Dengan sumber daya yang kami miliki, kami akan terus mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja, tapi juga siap menjadi pemimpin yang membawa perubahan bagi Lampung,” imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan naskah perjanjian hibah daerah antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Politeknik Negeri Lampung tentang penetapan hibah tanah/lahan milik Pemerintah Provinsi Lampung yang berada di kawasan pusat pemerintahan Kota Baru.

Gubernur juga melakukan peninjauan beberapa budidaya tanaman yang menjadi program unggulan Politeknik Negeri Lampung, sebelumnya Gubernur juga berkesempatan berdialog langsung dengan para mahasiswa dan dosen Polinela. (Rls/SA)