Bandar LampungLampungPemerintahan

Lampung Mantapkan Swasembada Protein Hewani, Targetkan Zero Rabies 2030

×

Lampung Mantapkan Swasembada Protein Hewani, Targetkan Zero Rabies 2030

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 yang bertepatan dengan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day/WRD) || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat membuka Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 yang bertepatan dengan Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day/WRD) || Foto: Dinas Kominfotik Provinsi Lampung

“Rabies adalah penyakit zoonosis yang mematikan. Momentum Hari Rabies Sedunia harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk bersama-sama mewujudkan zero rabies,” ujar Gubernur.

Untuk mendukung pelayanan kesehatan hewan, Pemprov Lampung juga mempercepat pembangunan Rumah Sakit Hewan (RSH) sebagai pusat layanan medis bagi hewan dan rujukan bagi klinik swasta.

RSH ini diharapkan menjadi fasilitas strategis yang memperkuat status kesehatan hewan, menambah PAD dari subsektor peternakan, sekaligus mencerminkan komitmen pemerintah menghadirkan layanan modern dan berdaya saing.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung, Lili Mawarti, menuturkan bahwa Bulan Bakti Peternakan tahun ini diisi berbagai kegiatan, mulai dari vaksinasi rabies untuk 500 hewan, senam sehat, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga kampanye makan 1.500 butir telur.

Ada pula bazar produk peternakan, pasar murah, demo alat X-ray, lapak baca kesehatan hewan, peninjauan pembangunan RSH, dan pertunjukan anjing pelacak.

Menurut Lili, kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat kesadaran publik mengenai peternakan sehat dan berkelanjutan. “Kami ingin mengedukasi masyarakat bahwa sektor peternakan Lampung memiliki potensi besar, dan semua pihak perlu menjaga kesehatan hewan demi keamanan pangan,” ujarnya.

Penyelenggaraan Bulan Bakti Peternakan dan WRD 2025 ini diharapkan mampu memperkuat posisi Lampung sebagai pusat produksi protein hewani di Sumatra.

Selain itu, target zero rabies pada 2030 diharapkan dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, mendukung ketahanan pangan, dan membuka peluang ekonomi baru di sektor peternakan dan kesehatan hewan. (Rls/SA)