oleh

Langgar Dua Hal Ini, Pemkot Bandar Lampung Segel Empat Tempat Usaha Makanan

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyegel sebanyak empat tempat usaha makanan di wilayah Kota Bandar Lampung.

Penyegelan dilakukan oleh Tim Pengendalian Pemeriksaan Pengawasan Pajak Daerah Pemerintah Kota Bandar Lampung yang terdiri dari Inspektorat, BPPRD, BanPol PP, dan unsur lainnya.

Keempat tempat usaha yang disegel tersebut yaitu Bakso Sony Jl. Wortel Monginsidi, Rumah Makan Begadang II Jl. Diponegoro, Padang Jaya Jl. Sudirman, dan Geprek Bensu Jl. Teuku Umar.

“Jadi kita sudah menutup empat lokasi yang pertama Bakso Sony, Begadang II, Padang Jaya, dan Geprek Bensu,” terang M. Umar, Kepala Inspektorat Kota Bandar Lampung saat dijumpai awak media, Selasa (8/6/2021).

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Ajukan 1.890 Guru PPPK di 2021

“Hari ini empat. Target kita, kita sisir semua yang melanggar ketentuan itu,” timpalnya.

Menurutnya, penyebab penutupan sementara tempat usaha makanan tersebut disebabkan dua hal.

Pertama, tidak memanfaatkan tapping box dengan baik dan ada yang memang disebabkan tunggakan.

“Kita tindak lanjuti semua ini, lalu kita akan membuka kembali setelah mereka menyelesaikan tunggakan dan mengajukan permohonan tertulis kepada wali kota,” bebernya.

Baca Juga  Herman HN Batal Divaksin, 20 Pejabat Pemkot Bandar Lampung Menjalani Vaksin Covid-19

Sanksi yang diberikan akibat pelanggaran tersebut, sambung dia, dengan dilakukan penutupan sementara sampai nanti waktu yang belum ditentukan karena harus menyelesaikan tuggakannya.

“Ya semakin cepat menyelesaikan tunggakannya, maka semakin cepat kita buka. Dan kita tekan kan kalau segel dibuka sendiri tidak boleh,” tegasnya.

Lanjut Umar menyatakan bahwa pihaknya juga menyita alat tapping box dari tempat usaha yang disegel karena alat yang sudah diberikan tidak dimanfaatkan.

“Kita akan buka dulu, kita bawa dan akan cek apakah digunakan atau tidak karena terekam itu,” paparnya.

Baca Juga  Tempat Usaha Tidak Pakai Tapping Box, Wali Kota: Sanksinya Tutup Kan Sudah Diatur Pemerintah

Pihaknya juga akan menurunkan anggota BanPol PP Bandar Lampung untuk melakukan pengawasan terhadap tempat usaha yang telah disegel.

Pada prinsipnya, Pemkot Bandar Lampung mendorong para pengusaha agar taat hukum sehingga dibutuhkan kerjasamanya dengan baik agar dapat diberikan kemudahan.

“Dengan dilakukan ini tentunya ada efek jeranya dan mereka pengusaha lainnya berpikir bahwa pemda akan menindak tegas karena ada ketentuannya,” pungkasnya. (SA)

(Visited 21 times, 1 visits today)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed