Bandar LampungLampung

Rayakan HUT ke-342, Bandar Lampung Gelar Lomba Jajanan Pasar dan Masakan Tradisional yang Seru di Lapangan Saburai

×

Rayakan HUT ke-342, Bandar Lampung Gelar Lomba Jajanan Pasar dan Masakan Tradisional yang Seru di Lapangan Saburai

Sebarkan artikel ini
Walikota Eva Dwiana meninjau langsung kegiatan lomba jajanan pasar dan masakan tradisinional di lapangan Saburai || Foto: 5W1HINDONESIA.ID
Walikota Eva Dwiana meninjau langsung kegiatan lomba jajanan pasar dan masakan tradisinional di lapangan Saburai || Foto: 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah kota Bandar Lampung menggelar lomba jajanan pasar dan masakan tradisional dalam rangkaian perayaan HUT Bandar Lampung ke 342 di lapangan Saburai, Enggal pada, Kamis (11/7).

Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh OPD, Kecamatan dan Kelurahan se-Bandar Lampung dengan bahan utama jajanan pasar menggunakan bahan baku tempe, singkong dan ubi. Sedangkan untuk masakan tradisional menggunakan ikan pindang dan baung sebagai menu utama.

Walikota Eva Dwiana mencicipi masakan yang telah disajikan pada saat melakukan peninjauan. Ia mengatakan seluruh masakan yang ada mempunyai rasa yang enak.

“Rasa enak semua, kalau bunda jadi juri mungkin semua jadi juara satu. Tapi kan ini ada juri, jadi kita serahkan kepada juri,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi kader pkk yang sudah berpartisiapsi pada lomba jajanan pasar yang berlokasi di lapangan, saburai.

“Nantinya diharapkan jajanan ini bisa menjadi produk yang mempunyai nilai ekonomis tinggi yang dikelola dari rumah,” katanya.

“Jadi kalo ada acara ga usah jauh2 lagi pesannya, yang deket2 juga bisa,” tambahnya.

Terkait dengan adanya lomba mengolah jajanan pasar, Lurah Kedamaian Neti Gusnina mengatakan banyak manfaat yang diperoleh dari giat tahunan tersebut.

Selain untuk menggali potensi ekonomi, kader PKK di wilayahnya bisa mendapatkan pengetahuan sehingga diharapkan akan berdampak pada kesejahteraan.

“Terkait lomba jajanan pasar ini sangat bermanfaat ya, terutama bagi ibu2 kader PKK karna dpt menambah ilmu dan pengetahuan dan juga kreatifitas dalam hal membuat kue jajanan pasar dari bahan tempe, tahu, jagung dan umbi-umbian yang biasa diolah sehari2 dlm rumah tangga,” kata Neti.

Disisi lain, dengan bertambahnya ilmu dari mengolah jajanan pasar bisa memberikan dampak positif kepada kader PKK yang mempunyai usaha UMKM di bidang kuliner.

“Bisa bermanfaat juga buat ibu-ibu yang mempunyai usaha kuliner dan meningkatkan UMKM yang ada di kota Bandar Lampung,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *