Kesehatan

Mager Jadi Kebiasaan di Usia Muda, Hati-hati! Ini Beberapa Penyakit yang Membayangi

×

Mager Jadi Kebiasaan di Usia Muda, Hati-hati! Ini Beberapa Penyakit yang Membayangi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi mager. (pexels-andrea-piacquadio)

5W1HIndonesia.id, Health Mager singkatan dari “males gerak” saat ini sudah menjadi budaya bagi kebanyakan masyarakat terlebih sejak terjadinya pandemi Covid-19 hingga saat ini.

Pasalnya, kondisi pandemi membuat banyak orang harus mengurangi aktivitas keluar rumah dan banyak berdiam diri di rumah.

Kondisi mager ini tentunya banyak dialami oleh beberapa orang dari berbagai kalangan usia.

dr. Decsa Medika Hertanto, dokter spesialis penyakit dalam di RSUD Dr. Soetomo, Jawa Timur mengungkapkan jika mager sudah menjadi budaya.

Dalam penelitian menurut Web MD, mager sudah menjadi budaya lantaran sekitar 60-80% penduduk dunia baik negara maju dan berkembang sudah mengalami perubahan gaya hidup mager.

Gaya hidup mager ini cukup mengancam dan perkembangan informasi dan teknologi diyakini menjadi salah satu penyebabnya.

Tak hanya itu, dr. Decsa mengatakan jika mager bisa menyebabkan beberapa penyakit tulang dan sendi lebih dini.

Ati-ati nih bagi kita yang doyan mager sambil nungguin abang ojol dateng bawain boba sama sate usus dan soto jeroan (duh padahal ini enak bingits) bisa-bisa di usia 40-50 jika aktifitas ini dipertahankan penyakit tulang dan sendi bakal hinggap lebih dini,” jelas dr. Decsa, dikutip dari Instagram @dokterdecsa.

Ketika malas gerak ternyata hal ini membuat tubuh mengambil kalsium tulang.

Hal ini mengakibatkan tulang akan menjadi keropos atau yang biasa disebut dengan osteoporosis. Selain itu otot yang kita miliki juga akan lemah.

Pergeseran penyakit osteoporosis pun tak hanya dialami oleh orang tua saja, namun kaum yang lebih muda pun bisa mudah terkena osteoporosis.

Selain itu yg menjadi perhatian adalah banyaknya populasi usia 40 an skrg uda keropos tulang. Huhu sedih yak,” ujar dr. Decsa.

Akan tetapi, jangan khawatir untuk mengatasi pencegahannya cobalah untuk melakukan 4 cara berikut:

1. Olahraga atau aktivitas fisik ringan hingga sedang dengan durasi 30 menit tiap hari.

2. Makan makanan yang bergizi dan seimbang (Jangan lupa sayur dan buah).

3. Istirahat dan tidur yang cukup minimal 8 jam sehari dan berhenti merokok atau kebiasaan yang tidak sehat. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *