EKBISNasional

Manfaatkan Energi Terbarukan, Percepat Transisi Ekonomi Rendah Karbon Menuju NZE

×

Manfaatkan Energi Terbarukan, Percepat Transisi Ekonomi Rendah Karbon Menuju NZE

Sebarkan artikel ini
Bank Mandiri saat ini telah menerapkan pelacakan jejak karbon di Indonesia melalui Digital Carbon Tracking, salah satunya adalah Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kota Metro, Provinsi Lampung || Foto: 5w1hindonesia.id
Bank Mandiri saat ini telah menerapkan pelacakan jejak karbon di Indonesia melalui Digital Carbon Tracking, salah satunya adalah Bank Mandiri Kantor Cabang Pembantu (KCP) Kota Metro, Provinsi Lampung || Foto: 5w1hindonesia.id

Sebagai tambahan informasi, dalam menjalankan strategi bisnisnya, Bank Mandiri juga terus memperkuat komitmennya terhadap prinsip keberlanjutan dengan mengedepankan aspek Environmental, Social, and Governance (ESG).

Pembiayaan di sektor ini terus didorong melalui berbagai skema, termasuk Sustainability-Linked Loan dan Green Loan yang ditujukan untuk proyek-proyek berkelanjutan.

Sebagai bagian dari strategi pembiayaan berkelanjutan, Bank Mandiri telah meluncurkan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Green Bond dengan total target dana sebesar Rp 10 triliun yang berlaku hingga 2025 untuk mendukung pendanaan proyek-proyek ramah lingkungan.

Instrumen ini difokuskan pada sektor energi terbarukan, efisiensi energi, serta infrastruktur berkelanjutan yang sejalan dengan taksonomi hijau Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Pada tahap pertama yang diterbitkan pada Juni 2023 lalu, Bank Mandiri berhasil menghimpun Rp 5 triliun Green Bond dengan tingkat oversubscription mencapai 3,7 kali lipat, mencerminkan tingginya minat investor terhadap instrumen berbasis ESG.

Adapun, seluruh dana yang diperoleh dialokasikan sesuai dengan Kegiatan Usaha Berwawasan Lingkungan (KUBL) guna mendukung target pengurangan emisi karbon nasional dan mempercepat transisi menuju ekonomi rendah karbon.

“Kami optimis strategi jangka panjang yang telah kami terapkan akan memberikan dampak positif bagi ekonomi nasional secara keseluruhan,” kata Darmawan.

Keterlibatan Bank Mandiri dalam berbagai inisiatif tersebut ke depannya diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi percepatan target emisi karbon di Indonesia.

Terapkan Pelacakan Karbon

Bank Mandiri semakin serius menggunakan platform Digital Carbon Tracking sebagai bentuk transparansi informasi atas emisi gas rumah kaca (GRK) dari operasional perusahaan.

Peluncuran platform ini dirilis pada perhelatan acara Mandiri Environment, Social, and Governance (ESG) Festival pada akhir 2023 lalu.

Bank Mandiri merupakan bank pertama yang menerapkan pelacakan jejak karbon di Indonesia melalui Digital Carbon Tracking.

Platform ini sekaligus menjadi inisiatif perusahaan dalam menargetkan Net Zero Emissions (NZE) in Operations pada tahun 2030 atau lebih cepat.

“Dengan memonitor jejak karbon secara digital ini, kami juga turut menumbuhkan awareness untuk mengimplementasikan praktik bisnis yang lebih berkelanjutan serta menentukan strategi ke depannya untuk memperkuat komitmen kami dalam menurunkan emisi operasional,” jelas Vice President ESG Communication Bank Mandiri Adam Zahir, dikutip dari laman website resminya.

Platform Digital Carbon Tracking memantau dan mencatat dengan cermat kinerja pengurangan emisi karbon di Bank Mandiri secara transparan.