5W1HINDONESIA.ID, KESEHATAN – Potong rambut saat hamil dipercaya oleh sebagian orang bisa memengaruhi kesehatan janin. Namun hal itu masih menjadi perdebatan lantaran belum ada bukti ilmiah mengenai hal tersebut.
Padahal saat dalam kondisi hamil, ada beberapa perubahan hormon yang terjadi pada sang Ibu sehingga menyebabkan kondisi rambut bisa menjadi lebih tebal dan terjadi perubahan tekstur rambut.
Mitos Potong Rambut Saat Hamil
Adanya mitos yang bertebaran sejak nenek moyang menyebabkan seorang Ibu yang tengah hamil diliputi kecemasan yang berlebih. Namun jangan khawatir, redaksi 5W1HINDONESIA.ID telah merangkum penjelasan soal mitos memotong rambut di bawah ini.
Potong Rambut Bisa Sebabkan Cacat
Potong rambut dipercaya bisa menyebabkan cacat pada anak ketika lahir. Padahal dalam ilmu medis, tidak ada kaitannya antara potong rambut dan kelahiran anak.
Banyaknya pantangan yang harus dipatuhi oleh seorang Ibu yang tengah hamil membuat sebagian besar Ibu merasa sedih lantaran diselimuti kekhawatiran berlebih. Alhasil setiap gerak-geriknya diliputi kecemasan dan berdampak pada kesehatan jiwa sang Ibu.
Tapi yang jelas, dalam ilmu kedokteran memotong rambut saat sedang hamil tidak akan berdampak pada kesehatan janin. Hanya saja yang perlu dihindari adalah penggunaan vitamin dan bahan kimia pada rambut yang bisa menyerap kedalam kulit karena bisa memengaruhi kesehatan janin.
Diperbolehkan di Dunia Kesehatan
Perubahan hormon pada Ibu yang sedang hamil berdampak pada perubahan rambut sehingga lebih cepat panjang, lebih tebal dan bisa merubah tekstur rambut.
Namun jangan khawatir, karena memotong rambut tidak akan memengaruhi kesehatan janin apalagi sampai menyebabkan cacat pada si jabang bayi.
Adapun penyebab yang bisa mengakibatkan kecacatan pada anak adalah sebagai berikut:
- Riwayat kelainan genetik
- Usia Mama lebih dari 35 tahun
- Pola makan dan gaya hidup
- Penggunaan obat-obatan
- Infeksi atau penyakit tertentu
Untuk informasi, kegiatan smoothing, rebonding dan penggunaan bahan kimia pada rambut bisa berdampak pada kesehatan janin. Jadi ada baiknya untuk menghentikan sejenak aktivitas tersebut saat tengah mengandung.
Berada di dalam ruangan yang ramai juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan Ibu dan janin. Hal itu akan berpotensi besar pada penularan virus.
Memotong Rambut Saat Hamil Menurut Pandangan ISLAM
ISLAM tidak pernah membebani umatnya, apalagi bagi Ibu hamil yang dilarang memotong rambut demi kenyamanan dirinya.
Dalam ISLAM, memotong rambut saat sedang hamil diperbolehkan. Apalagi jika hal itu berkaitan dengan kenyamanan sang Ibu saat proses mengandung.
Adapun larangan dalam ISLAM ialah memercayai takhayul dan mitos karena perbuatan itu masuk dalam kategori syirik atau perbuatan menduakan tuhan karena percaya selain kepada Allah subhanahu wa ta’ala.
Akhir Kata
Kepercayaan soal mitos selama fase kehamilan di Indonesia merupakan hal yang lumrah dan telah diturunkan secara turun temurun dari nenek moyang. Namun di era modern ini sudah saatnya kita mengesampingkan hal tersebut dan mulai berfikir logik.
Ada banyak rumah sakit modern dan pakar dalam dunia kehamilan yang bisa menjelaskan tentang apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan selama mengandung.
Namun, soal kepercayaan penulis mengembalikan lagi kepada para pembaca untuk memilih apakah lebih percaya mitos dan takhayul atau sebaliknya.
(CR)





