EKBISLampungLampung Utara

OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan TPAKD di Lampung Timur

×

OJK Dorong Literasi dan Inklusi Keuangan TPAKD di Lampung Timur

Sebarkan artikel ini
OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), me-launching secara perdana Program DESA PERKASA (Perekonomian Kuat Masyarakat Sejahtera), di Desa Tulusrejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur || Foto: OJK Provinsi Lampung
OJK bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD), me-launching secara perdana Program DESA PERKASA (Perekonomian Kuat Masyarakat Sejahtera), di Desa Tulusrejo, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur || Foto: OJK Provinsi Lampung

Bupati Lampung Timur, Ibu Ela Siti Nuryamah menyampaikan apresiasi atas sinergi seluruh pihak yang terlibat dan menegaskan pentingnya percepatan akses keuangan di desa sebagai langkah strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata.

“Harapannya, Desa Tulusrejo dapat menjadi percontohan bagi desa-desa lain dalam mengembangkan potensi dan kemandirian wilayah melalui inklusi keuangan,” ungkap Ibu Ela.

Dalam kegiatan launching Desa Makmur Perkasa di Desa Tulusrejo, Kecamatan
Pekalongan, Kabupaten Lampung Timur tersebut, diselenggarakan rangkaian kegiatan literasi dan inklusi keuangan, yaitu melalui program Ekosistem Pusat Inklusif Keuangan Syariah (EPIKS), berupa kegiatan edukasi keuangan, pemberian asuransi dari Asuransi Astra, pembukaan rekening saham kepada pengajar dari Bursa Efek Indonesia dan pembukaan rekening simpanan pelajar dari PT BPRS Lampung Timur.

Kegiatan EPIKS ditujukan kepada santri dan pengurus Pondok Pesantren Minhajut Thullab 2 Pekalongan serta masyarakat di Desa Tulusrejo, ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Pemerintah Desa Tulusrejo dan penyerahan simbolis kepada Pondok Pesantren Minhajut Thullab 2 Pekalongan.

Langkah ini dimaksudkan untuk memperluas akses terhadap layanan keuangan hingga ke lingkungan pesantren dan masyarakat di Desa Tulusrejo.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi talkshow interaktif bersama narasumber dari OJK, Asuransi Astra, Bursa Efek Indonesia, PT BPRS Lampung Timur.

Dalam kegiatan edukasi dimaksud masyarakat juga diingatkan untuk menghindari investasi ilegal, pinjaman online ilegal dan judi online, serta bagaimana memanfaatkan produk
dan layanan keuangan yang legal dan sesuai kebutuhan.

Kegiatan diakhiri dengan pemberian plakat dari OJK kepada Perangkat Desa Tulusrejo.

Dengan berakhirnya rangkaian kegiatan ini, diharapkan semangat kolaborasi antar lembaga terus terjaga dalam membangun desa yang mandiri, inklusif, dan berdaya secara ekonomi melalui pemanfaatan layanan keuangan formal yang aman dan tepat guna. (Rls/SA)