5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Pertumbuhan investor pasar modal di Lampung terus mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir.
Data menunjukkan penambahan investor pasar modal tercatat dari tahun 2023–2026 yakni mulai 6,89 persen meningkat 47,98 persen dan bertahan pada 45,31 persen.
Hal tersebut diungkapkan Hendi Prayogi, Kepala Wilayah Lampung Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia (BEI) Lampung pada kegiatan Sosialisasi dan Edukasi Pasar Modal Terpadu (SEPMT) tahun 2026 oleh OJK Provinsi Lampung melalui kegiatan Media Gathering bersama Media Lokal se-Provinsi Lampung di Hotel Mercure Bandar Lampung, Selasa (19/5/2026).
Menurutnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat perkembangan positif pasar modal di Provinsi Lampung menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Pasar Modal ke-48.
Ia mengatakan, pertumbuhan jumlah investor dan perluasan edukasi pasar modal menjadi indikator meningkatnya minat masyarakat Lampung terhadap investasi.
“Perkembangan pasar modal di Lampung menunjukkan tren yang positif,” ungkap Hendi Prayogi.
Lanjutnya ia menjelaskan bahwa jumlah investor saham di Lampung juga mengalami pertumbuhan signifikan. Pertumbuhan investor saham tercatat mencapai 40,13 persen dan 50,63 persen, dengan penambahan terbaru sebesar 12,22 persen.
Berdasarkan profil investor, sambung dia, mayoritas investor di Lampung berasal dari kelompok usia muda dan produktif.
“Investor berasal dari berbagai latar belakang pekerjaan, mulai dari pelajar, mahasiswa, pegawai swasta, ASN, hingga wirausaha,” tutupnya.
Upaya literasi dan inklusi keuangan juga terus diperkuat melalui keberadaan Galeri Investasi BEI di berbagai daerah. Lampung saat ini memiliki 15 Galeri Investasi di perguruan tinggi, dua Galeri Investasi di lingkungan pemerintah daerah, delapan Galeri Investasi desa, serta empat Galeri Edukasi.
Sementara itu, Kepala Direktorat Analisis Informasi dan Manajemen Krisis Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK, Bayu Samodro, menjelaskan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat meski pasar modal mengalami dinamika akibat sentimen eksternal.











