5W1HINDONESIA.ID, Bandar Lampung – Pemerintah Kota Bandar Lampung melalui jajaran Satuan Tugas (Satgas) dan instansi terkait terus melakukan pendataan serta penyaluran bantuan bagi warga terdampak banjir di sejumlah titik. Hal ini ditegaskan sebagai bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat yang tertimpa musibah.
Adapun total penerima bantuan berjumlah 764 Kepala Keluarga (KK) yang terbagi kedalam tuga kecamatan yakni Kecamatan Way Halim 70 KK, Kecamatan Tanjungsenang 521 KK dan Kecamatan Sukabumi 173 KK.
“Kami memberikan bantuan nasi kotak secara berkelanjutan. Di Tanjungsenang sudah 521, di Sukabumi 173 dan masih terus pendataan. Kemarin di Way Halim juga sudah kita berikan 70 paket,” ujar Walikota Eva Dwiana pada, Sabtu (7/3/2026).
Selain bantuan makanan, Pemkot juga memberikan santunan uang tunai sebesar Rp1.000.000,- dan beras 10 Kg bagi keluarga korban yang terdampak cukup parah, termasuk bantuan bagi orang tua korban yang sedang sakit untuk dirujuk ke fasilitas kesehatan.
Walikota Eva Dwiana juga meminta maaf kepada seluruh masyarakat terdampak dan meminta masyarakat untuk saling menguatkan satu sama lain dalam mengatasi banjir.
“Ini adalah musibah, kita dari pemkot Bandar Lampung sudah berupaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki talud dan melakukan penertiban bangunan diatas sungai,” ujarnya.
Eva Dwiana juga mempertanyakan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) yang tidak responsif saat pemkot Bandar Lampung menyampakai keluhannya terkait kondisi sungai di Bandar Lampung.
“Sungai ini bukan wewenang kita, ini wewenang Balai. Kita sudah sampaikan keluhan tapi mereka beralasan fokus pada penanganan kabupaten/kota lain,” pungkasnya Eva.











