LampungMetroPemerintahan

Pemkot Metro Gelontorkan Rp 28,7 Miliar untuk Pembangunan Jalan Tahun 2023

×

Pemkot Metro Gelontorkan Rp 28,7 Miliar untuk Pembangunan Jalan Tahun 2023

Sebarkan artikel ini
Sejumlah pekerja saat melakukan rehabilitasi jalan di wilayah Kota Metro || Foto: Istimewa
Sejumlah pekerja saat melakukan rehabilitasi jalan di wilayah Kota Metro || Foto: Istimewa

Sebagai ilustrasi di Jalan Hasanuddin, itu masuk jalan kelas III. Maksimalnya mobil yang boleh melewati jalan itu, kendaraan dengan tonase 15 ton.

“Tapi kenyataannya yang lewat situ coba kalau dilihat pada malam hari, itu kendaraan 20 ton, 25 ton bahkan sampai 30 Ton, itu melewati Jalan Hasanuddin,” paparnya.

“Itu sedikit contohnya, dan itu merupakan salah satu bentuk keterlibatan masyarakat dalam merawat dan memelihara infrastruktur yang telah dibangun, dalam hal ini jalan,” imbuhnya.

Menurutnya, pengawasan hasil pembangunan merupakan tanggung jawab semua pihak termasuk di dalamnya ialah masyarakat Kota Metro.

“Nah ini yang harus menjadi perhatian semua pihak, Dinas PU menyiapkan infrastruktur atau memperbaiki infrastruktur berupa jalan, tapi ketika jalan ini sudah dibangun dan kita gunakan harusnya semua elemen dan semua pihak yang memanfaatkan jalan ini harus tertib juga mematuhi rambu-rambu,” paparnya.

“Salah satu yang harus tertib ya para pengguna jalan yang Odol jangan lewat situ, ikuti ketentuan yang sudah ada, diatur oleh Dinas Perhubungan juga dan juga dari satuan lalu lintas Polres, seperti itu,” tandasnya.

Keterlibatan Stakeholder Terkait

Terpisah, salah seorang warga Kelurahan Ganjar Agung, Kecamatan Metro Barat menilai pembangunan yang gelar Pemkot Metro telah berjalan baik namun perlu ditingkatkan.

Pengguna jalan maupun masyarakat yang saat ini mulai menikmati kondisi jalan bagus setelah dilaksanakan perbaikan oleh Pemkot Kota Metro
Pengguna jalan maupun masyarakat yang saat ini mulai menikmati kondisi jalan bagus setelah dilaksanakan perbaikan oleh Pemkot Kota Metro

“Alhamdulillah jalan di Kota Metro sudah diperbaiki dan ada yang masih dalam perbaikan, bahkan jalan lingkungan yang ada juga telah hampir semua diperbaiki oleh Pemkot Metro. Saya yakin dengan perbaikan yang tadinya lataston saat ini ditingkatkan menjadi cor beton, jalan lingkungan kami akan bertahan lama,” tutur Budi Listyono.

Dirinya juga mendukung imbauan Pemkot melalui DPUTR agar masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga dan merawat hasil pembangunan di Bumi Sai Wawai.

“Ya saya setuju, memang jalan yang sudah dibangun ini harus dijaga dan dirawat bersama, jangan dibiarkan begitu saja jika ada truk-truk muatan besar lewat. Karena jalan ini tidak sesuai dengan kelasnya,” katanya.

“Maka saya rasa perlu juga keterlibatan stakeholder terkait seperti Dishub dan Satlantas Polres Metro dalam mengatur lalu lintas kendaraan besar dan berat itu, jangan sampai masuk ke jalan lingkungan, bisa hancur jalannya,” tutupnya. (Adv/SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *