“Kita tidak akan pernah rela untuk bersimpuh dan menyerah kalah. Sebesar apapun ancaman dan tantangan akan kita hadapi. Dengan tangan mengepal dan dada menggelora,” ujar dia.
“Bersama kita bangun usaha dan ekonomi kerakyatan yang akan menjadikan Indonesia tumbuh menjadi negara yang makin maju, makin sejahtera,” lanjutnya.
Pada bagian lain, sebagaimana amanat Gubernur Lampung Arinal Djunaidi, Mingrum Gumay menyampaikan Pemerintah Republik Indonesia telah menyetujui Gelar Pahlawan Nasional untuk KH Ahmad Hanafiah yang merupakan seorang pejuang kemerdekaan sekaligus ulama berpengaruh dari Kota Sukadana, Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.
“Alhamdulillah, Provinsi Lampung saat ini memiliki 2 (dua) Pahlawan Nasional, yaitu Raden Intan II dan KH Ahmad Hanafiah,” paparnya.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak pengusul yang memiliki gagasan besar dalam mengusulkan KH. Ahmad Hanafiah sebagai pahlawan nasional dari Provinsi Lampung. Saya yakin Provinsi Lampung akan semakin besar dan dikenal melalui tokoh-tokoh pahlawan sejarah yang kita punya,” pungkasnya.
“Selamat Hari Pahlawan tahun 2023,” tegas Mingrum Gumay.
Upacara ini diikuti oleh anggota Forkopimda Provinsi Lampung, para pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Lampung dan para Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI). (Rls/SA)











