Kehadiran Komnasdik untuk bersama-sama, sambung dia, agar sistem pendidikan khususnya di Provinsi Lampung bisa berjalan baik seperti terhadap sumberdaya, infrastruktur dan manajemen termasuk kurikulum, metode pendidikan dan lainnya.
“Tentunya tantangan banyak sekali, oleh karenanya pendidikan harus bisa menjawab tantangan yang kita hadapi,” ujarnya.
Pada kesempatan itu, Fahrizal mengajak Komnasdik bersama-sama agar masyarakat bisa cerdas dan produktif seperti mampu memanfaatkan sumberdaya yang ada disekitarnya dengan tidak merusak lingkungan namun bisa meningkatkan produktivitas dan bisa melihat peluang untuk maju dan berkembang.
“Pendidikan harus bisa menjawab tantangan yang kita hadapi seperti globalisasi, menangkal hoax dan konten ujaran kebencian. Untuk itu mari bersama kita membentengi masyarakat dengan suatu kecerdasan dan pemahaman,” ujarnya.
Fahrizal menuturkan melalui bidang pendidikan juga harus bisa membangun masyarakat yang jujur dan berintegritas melalui pendidikan antikorupsi.
Pemerintah Provinsi Lampung sendiri memiliki Peraturan Gubernur Lampung Nomor 35 Tahun 2019 tentang Implementasi Pendidikan Anti Korupsi di Provinsi Lampung.
“Kemudian, pendidikan kita harus bisa mendorong masyarakat kita lebih berbudaya. Budaya tidak hanya dilestarikan namun bisa kita gali untuk masuk kedalam kehidupan kita,” tandasnya. (Rls/SA)











