General Manager PLN UID Lampung, Rizky Mochamad menyampaikan bahwa kehadiran PLN di tengah masyarakat bukan hanya tentang layanan teknis, tetapi juga bentuk nyata dukungan PLN terhadap nilai-nilai toleransi dan kerukunan umat beragama.
“Kami ingin memastikan seluruh umat Buddha di Lampung dapat merayakan Hari Raya Waisak dengan nyaman dan tanpa gangguan listrik. Ini bagian dari tanggung jawab sosial PLN untuk menjaga keharmonisan di tengah masyarakat,” katanya.
Perayaan Waisak yang bertepatan dengan momen libur panjang, PLN UID Lampung juga menyiagakan infrastruktur kendaraan listrik seperti 57 unit SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) yang tersebar di 35 titik strategis di seluruh provinsi, baik di dalam ruas tol ataupun non tol.
Sementara, Pemimpin Vihara Amurwa Bhumi Graha, Suhu Riki menyampaikan apresiasinya atas dukungan PLN dalam menjaga kelistrikan selama perayaan Waisak. Ia mengatakan bahwa perhatian PLN menjadi bentuk nyata dukungan terhadap keberagaman.
“Kami sangat bersyukur atas perhatian PLN yang begitu besar terhadap kegiatan umat Buddha. PLN tidak hanya hadir secara teknis, tetapi juga menunjukkan kepedulian menjadi tamu indah kami di hari Waisak,” kata Suhu Riki.
PLN mengimbau masyarakat untuk melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123. PLN optimistis dengan kesiapan penuh dari sisi teknis maupun personel, perayaan Waisak 2025 akan berjalan lancar, aman, dan penuh makna bagi seluruh umat Buddha di Lampung. (Rls/SA)











