“Nanti setelah itu semua selsai, kita akan pebaiki ruas-ruas jalan yang rusak. Sebenarnya kita memang selalu perbaiki jalan rusak, namun ini kan ada bencana banjir, jadi kita fokus bencana dulu,” terangnya.
Diketahui, kota Bandar Lampung sempat terendam banjir usai diuyur hujan selama 5 jam pada, Sabtu (24/2) lalu.
Akibatnya, sejumlah rumah terendam akibat volume air yang sudah tidak tertampung oleh kali sehingga membuat talud jebol.











