5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Sebagian umat muslim tentu masih mempertanyakan mengenai perbedaan tahajud dan witir. Ya, kedua sholat ini dikerjakan saat malam hari dan sangat dianjurkan dilaksanakan pada bulan Ramadhan karena pahalanya akan berlipat ganda.
Lantas, bagaimana perbedaan antara sholat tahajud dan witir yang dikerjakan di malam hari ini? Nah, untuk mengetahui informasi lebih lengkap terkait tahajud dan witir, yuk simak pembahasan selengkapnya berikut.
Apa Saja Perbedaan Tahajud dan Witir?
Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baiknya puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah -Muharram. Sebaik-baiknya sholat setelah sholat wajib adalah sholat malam”. (HR. Muslim Nomor 1163)
Sholat tahajud sendiri adalah ibadah sholat malam yang dikerjakan setelah bangun tidur. Sementara sholat witir, yaitu sholat yang dilaksanakan pada waktu antara sholat Isya dan waktu terbitnya fajar. Adapun beberapa perbedaan antara kedua sholat sunnah ini yang perlu diketahui, di antaranya:
1. Rakaat
Perbedaan antara sholat tahajud dan witir yang pertama terletak pada rakaatnya. Untuk sholat tahajud, umumnya memiliki rakaat genap, yakni 2 rakaat dan 1 salam. Sementera itu, sholat witir rakaatnya ganjil, yakni minimal 1 rakaat.
2. Waktu Pelaksanaan
Selain rakaat, perbedaan antara dua sholat sunnah ini, yaitu ada pada waktu pelaksanaan. Sholat tahajud dilaksanakan pada waktu sepertiga malam dan didahului dengan tidur sehingga harus bangun untuk sholat malam. Sementara sholat witir boleh dikerjakan langsung setelah sholat Isya.
3. Jumlah
Kedua sholat sunnah ini juga memiliki perbedaan pada jumlah pengerjaannya. Perlu diketahui, sholat tahajud boleh dilakukan berulang kali dalam satu malam sedangkan sholat witir tidak boleh ada dua kali dalam satu malam yang sama.
Hukum Mengerjakan Sholat Witir Setelah Tahajud
Terkadang, banyak umat muslim yang mengerjakan sholat witir setelah tahajud. Menurut pendapat mayoritas ulama, hukum sholat witir sendiri adalah sunnah muakkad, yakni sangat dianjurkan.
Dari Ali radhiyallahu ‘anhu, ia berkata “Sholat witir tidaklah seperti sholat wajib. Namun, Rasulullah SAW telah menyunnahkannya. Beliau bersabda, ‘Sesungguhnya Allah itu witir dan mencintai yang witir, maka lakukanlah witir wahai ahli Al-Qur’an’”. (HR. Abu Daud, Tirmidzi, dan Ahmad)
Selanjutnya, Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah menyatakan bahwa sholat witir setelah tahajud adalah wajib. Hal ini ini pun sebagaimana sabda dari Rasulullah SAW yang berbunyi, “Jadikanlah akhir sholat malam kalian adalah sholat witir”. (HR. Bukhari dan Muslim)
Bolehkah Sholat Dua Rakaat Setelah Witir?
Sholat witir memang dikenal sebagai sholat sunnah penutup sholat malam. Karena itu, umat muslim dianjurkan untuk menutup sholat malam dengan mengerjakan sholat witir. Namun, hukum sholat witir setelah tahajud adalah sunnah dan bukan wajib.
Apabila sudah mengerjakan sholat witir dan masih ingin menambah sholat sunnah, maka hal tersebut diperbolehkan. Aisyah menceritakan mengenai sholat malam yang selalu dikerjakan oleh Rasulullah SAW.







