“Agar ada keseimbangan, maka kita harus membaca Al-Qur’an, karena ada amanah-amanah lain yang harus kita wujudkan dalam pemikiran bagaimana pemerataan pembangunan, bagaimana kita melindungi kelompok-kelompok yang rentan terhadap bencana serta untuk mempercepat proses pengentasan kemiskinan, dan itu sebenarnya isi dari Al-Qur’an,” paparnya.
Salin itu, Sekdaprov Fahrial menegaskan bahwa insan Bappeda harus menjadi public relation dari pembangunan di Provinsi Lampung agar masyarakat mengetahui perkembangan pembangunan Provinsi Lampung.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Bappeda Provinsi Lampung atas dedikasi dalam memajukan Provinsi Lampung ke depan.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bappeda Provinsi Lampung Mulyadi Irsan mengatakan pembangunan Masjid Bina’ul Ummah ini telah berjalan dari pertengahan tahun 2022.
Ia melanjutkan, sumber pendanaan Masjid Bina’ul Ummah ini bersumber dari APBD Provinsi Lampung tahun 2022 dan sumbangan dari beberapa donatur.
Mulyadi berharap dengan adanya masjid ini akan mendukung suasana batiniah pegawai Bappeda Provinsi Lampung dan mengingatkan agar tujuan hidup senantiasa menjadi insan yang bertakwa kepada Allah SWT. (Rls/SA)











