Bandar LampungLampungPemerintahan

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Program Strategis Nasional

×

Peringati Hari Koperasi ke-79, Pemprov Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Dukung Program Strategis Nasional

Sebarkan artikel ini
Sekdaprov Lampung Marindo saat membacakan sambutan tertulis Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. pada upacara peringatan Hari Koperasi ke-79 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung || Foto: Pemerintah Provinsi Lampung
Sekdaprov Lampung Marindo saat membacakan sambutan tertulis Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, S.E., Ak., M.Si. pada upacara peringatan Hari Koperasi ke-79 di Lapangan Korpri Komplek Kantor Gubernur Lampung || Foto: Pemerintah Provinsi Lampung

Selaras dengan tema peringatan “Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya”, Pemprov Lampung mengedepankan semangat kolaborasi, inovasi, dan pelayanan yang profesional untuk mendukung penuh transformasi koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat.

Sebagai garda terdepan di masyarakat, pemerintah mendukung penguatan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Koperasi tingkat desa ini difokuskan pada sektor riil yang manfaatnya langsung dirasakan warga, seperti menjadi pusat kegiatan ekonomi yang memotong rantai distribusi agar harga lebih terjangkau, memperluas pemasaran produk-produk lokal, hingga menghadirkan layanan ekonomi dan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat.

Lebih jauh, koperasi kini didorong untuk merambah sektor produksi yang menjadi motor industrialisasi rakyat. Saat ini, sektor usaha yang dapat digerakkan oleh koperasi sangat luas dan modern, di antaranya Pengelolaan Energi dan Infrastruktur: Mengelola Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum Nelayan (SPBU-N) dan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Lalu, Hilirisasi Komoditas: Pengolahan turunan kelapa sawit yang tidak lagi sekadar menjual bahan mentah, melainkan memproduksi minyak sawit dan industri bernilai tambah guna meningkatkan pendapatan petani.

Ekonomi Kreatif dan Digital: Mewadahi generasi muda melalui koperasi game, perfilman, komunitas kreatif, petani milenial, hingga perusahaan rintisan (startup).

Melalui perpaduan antara birokrasi yang adaptif, kebijakan yang tepat sasaran, dan modernisasi perkoperasian, Pemprov Lampung optimistis perekonomian daerah akan semakin tangguh dan mandiri dalam menghadapi tantangan global. (Rls/SA)