“Seperti di Lampung ada Anak Gunung Krakatau dan pantai yang indah-indah. Di Banten juga demikian,” ujarnya.
Samsudin menjelaskan di bidang olahraga, Provinsi Lampung telah memiliki sarana prasarana dan infrastruktur yang cukup baik.
“Saya melihat ada infrastruktur yang disiapkan untuk pertandingan-pertandingan dan itu sudah layak. Tinggal berjalan menuju kepada persiapan, nanti kita sedikit-sedikit dibenahi, tapi kalau dari jumlah lapangannya sudah cukup,” bebernya.
Samsudin yang juga Staf Ahli Bidang Hukum Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyatakan dirinya akan menyampaikan kesiapan Lampung-Banten sebagai tuan rumah PON 2032 ini kepada Menpora Dito Ariotedjo.
Samsudin menuturkan bersama Pj. Gubernur Banten juga akan turut mempromosikan Lampung-Banten sebagai tuan rumah PON 2032 pada saat PON Aceh-Sumut 2024.
“Nanti saya sampaikan ke Menpora bahwa kami berdua sudah kompak untuk menjadi tuan rumah PON 2032,” ujarnya.
Dia menargetkan nantinya PON 2032 Lampung-Banten akan dihadiri sebanyak 40.000 orang.
Provinsi Lampung juga telah menyiapkan cinderamata pada PON 2032 berupa miniatur menara siger.
“Akan mencoba supaya orang hadir, baik di Lampung maupun di Banten dengan jumlah yang tidak pernah terjadi di PON yang lalu, itu yang kita harapakan,” katanya.











