Zona Muslim

Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Niat dan Tata Caranya, Ini 5 Keutamaannya

38
×

Puasa 6 Hari di Bulan Syawal, Niat dan Tata Caranya, Ini 5 Keutamaannya

Sebarkan artikel ini
Keutamaan menjalankan puasa Syawal selama enam hari setelah bulan Ramadan. (Pixabay)

5W1HIndonesia.id, Zona Muslim – Usai menjalankan ibadah puasa Ramadan selama satu bulan penuh, umat muslim dianjurkan melaksanakan ibadah puasa sunah selama 6 hari.

Puasa sunah ini bisa dimulai sejak tanggal 2 Bulan Syawal atau tepatnya selang sehari setelah hari raya Idul Fitri.

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa orang yang melakukan puasa sunah 6 hari di Bulan Syawal maka ia akan memperoleh pahala senilai pahala puasa satu tahun.

Adapun perintah mengerjakan puasa sunah Syawal disebutkan dalam hadis Abu Ayyub Al- Anshari, Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang berpuasa ramadan kemudian berpuasa 6 hari di bulan syawal, maka ia seperti puasa setahun penuh”. (HR. Muslim).

Berikut 5 keutamaan puasa sunah Syawal serta niat dan tatacaranya, sebagaimana dikutip dari channel youtube NS BOR CHANNEL.

1. Penyempurna puasa Ramadan

Salah satu manfaat puasa di bulan sunah Syawal yaitu sebagai penyempurna ibadah fardu, sebagaimana salat sunah rawatib (qobliyah dan ba’diyah ) yang bisa menjadi penyempurna salat fardu, demikian juga puasa sunah syawal bisa jadi penyempurna puasa ramadan.

Baca Juga  Ketahui, Ini Dia 5 Perbedaan Nabi dan Rasul Menurut Islam

2. Mendapat pahala puasa satu tahun

Dalam Alquran surat Al-An’am ayat 160 dijelaskan bahwa salah satu amal ibadah yang dibalas pahala sepuluh kali lipatnya.

Mengacu pada penjelasan ayat ini, jika dikalkulasikan, maka satu bulan puasa Ramadan dikali 10 sama dengan 10 bulan kemudian 6 hari puasa Syawal dikali 10 sama dengan 2 bulan, jadi 10 bulan ditambah 2 bulan sama dengan 12 bulan atau satu tahun.

3. Tanda diterimanya puasa Ramadan

Salah satu ciri-ciri diterimanya amal ibadah adalah konsisten melakukan ibadah lainya setelah ibadah pertama (puasa Ramadan) selesai.

Begitupun dalam puasa Ramadan, salah satu ciri diterimanya puasa Ramadan adalah seseorang melakukan puasa sunah Syawal setelahnya.

4. Sebagai tanda syukur

Melaksanakan puasa sunah Syawal merupakan bukti syukur seorang hamba.

Karena selama bulan Ramadan telah memperoleh anugerah dari Allah SWT, baik berupa ibadah-ibadah yang biasa dijalani di dalamnya, ataupun ampunan yang dijanjikan bagi orang yang berpuasa di bulan Ramadan.

Baca Juga  5 Hadis Tentang Cinta Kepada Sesama Makhluk Allah SWT

5. Menjaga konsistensi ibadah

Selesainya puasa di bulan Ramadan bukan berarti ibadah-ibadah di dalamnya terputus.

Umat muslim dianjurkan untuk tetap menjaga konsistensi ibadah salah satunya dengan menjalankan ibadah puasa sunah di bulan Syawal sebagai bukti konsistensi puasa yang telah dilakukan selama bulan Ramadan.

Nah bagaimana cara menjalakan ibadah puasa sunah 6 hari di bulan Syawal? Bolehkah puasa Syawal 6 hari tidak berturut-turut?

Puasa sunah Syawal boleh dilakukan tidak berturut-turut, misalkan kita membaginya dalam dua sesi, seperti 3 hari puasa 3 hari tidak, kemudian menyambungnya 3 hari berikutnya.

Atau kita melaksanakan puasa Syawal secara terpisah juga tidak apa-apa, asal dilakukan 6 hari di bulan Syawal.

Akan tetapi umat muslim dianjurkan untuk menyegerakannya, meskipun termasuk dalam ibadah sunah, namun puasa Syawal memiliki keutamaan dan pahala yang melimpah.

Allah SWT berfirman dalam surat Al- Maidah ayat 48 yang artinya: “Berlomba lombalah dalam berbuat kebajikan” ( QS: Al-Maidah ayat 48 ).

Baca Juga  Doa Memohon Keajaiban Allah SWT, Dapat Hindari Hal Buruk!

Orang yang tidak mengerjakan puasa Syawal secara berutan selama 6 hari tetap akan mendapatkan keutamaan dan pahala yang sama dengan orang yang mengerjakan secara berurutan.

Salah satu keutamaan yang akan didapat yaitu pahalanya sama seperti puasa satu tahun.

Meskipun dinamakan puasa Syawal namun umat islam tidak boleh melaksanakan puasa pada tangal 1 Syawal, karena bertepatan hari raya Idul Fitri yang diharamkan untuk mengerjakan puasa sunah.

Kita bisa mulai melakukan puasa Syawal pada tanggal 2 di bulan Syawal.

Adapun niat dan cara mengerjakan puasa sunah Syawal sebagai berikut, puasa dilakukan mulai tanggal 2 Syawal adapun bacaan niatnya yaitu;

Nawaitu Shaumal ghadin an’ adaa’i sunnatis Syawwali lillahi ta’ala”

Artinya, aku niat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah taala. Itulah keistimewaan atau keutamaan puasa 6 hari di Bulan Syawal dan tata cara serta niat puasanya. Semoga bermanfaat. (SA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *