Zona Muslim

6 Rukun Iman dalam Islam, Umat Muslim Wajib Paham!

×

6 Rukun Iman dalam Islam, Umat Muslim Wajib Paham!

Sebarkan artikel ini
rukun iman dalam Islam
Ilustrasi Rukun Iman dalam Islam || Photo by Freepik || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDZONA MUSLIM – Rukun iman dalam Islam sudah sepatutnya dipahami oleh umat muslim agar semakin bertakwa. Ya, rukun iman sendiri menjadi pedoman umat muslim untuk menjalankan ibadah yang sudah dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an maupun hadis.

Karena itu, umat Islam perlu mengetahui serta memahami maksud atau makna dari rukun iman. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait rukun iman dalam agama Islam, yuk simak pembahasan selengkapnya berikut.

Apa Saja Rukun Iman dalam Islam?

Rukun iman maksudnya meyakini bahwa Nabi dan Rasul merupakan utusan Allah SWT yang diperintahkan untuk menyampaikan kabar gembira maupun ancaman kepada manusia di bumi. Adapun beberapa rukun iman dalam agama Islam yang perlu diketahui, antara lain:

1. Iman kepada Allah SWT

Rukun iman yang pertama adalah iman kepada Allah SWT di mana maksudnya adalah tidak mengingkari adanya kehadiran Allah SWT. Apabila seorang muslim tidak mengakui adanya kehadiran Allah SWT, maka dianggap bukan mukmin.

Karena itu, iman kepada Allah SWT bisa disimpulkan meyakini dan mempercayai dengan sepenuh hati bahwa Allah SWT itu ada atau wujud. Setiap muslim diwajibkan untuk meyakini meski belum pernah melihat, mendengar, atau menyentuh-Nya.

2. Iman kepada Malaikat

Selanjutnya, ada rukun iman kepada malaikat-malaikat Allah SWT. Hal ini maksudnya, umat muslim harus mempercayai terhadap kehadiran malaikat Allah SWT meski tidak pernah melihatnya.

Sebagaimana dijelaskan dalam QS. Al-Baqarah ayat 285 yang berarti, “Rasul telah beriman kepada Al-Qur’an yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah SWT, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, dan rasul-rasul-Nya.

(Mereka mengatakan): ‘Kami tidak membeda-bedakan antara seseorang pun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya’, dan mereka mengatakan: ‘Kami dengar dan kami taat’. (Mereka berdoa): ‘Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali’”.

3. Iman kepada Kitab

Iman kepada kitab dimaknai dengan meyakini serta mempercayai keberadaan kitab-kitab yang diturunkan oleh Allah SWT. Meski Al-Qur’an merupakan pedoman bagi umat muslim, Allah SWT memerintahkan umatnya untuk mengimani keberadaan kitab sebelumnya, seperti Taurat, Zabur, serta Injil.

Hal ini pun sesuai dengan firman Allah SWT dalam Al-Qur’an surat Ali Imran ayat 3 yang berbunyi, “Nazzala ‘alaikal-kitaba bil-haqqi musaddiqal lima baina yadaihi wa anzalat-taurata wal-injil”.

Arti dari surat Ali Imran ini adalah “Dia menurunkan Al Kitab (Al-Qur’an) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil”.

4. Iman kepada Rasul

Iman kepada Rasul berarti percaya dan yakin dengan rasul-rasul Allah SWT. Sebagai utusan Allah SWT di muka bumi, rasul bertujuan memberikan peringatan dan kabar kepada manusia. Keberadaan rasul-rasul Allah ini dibuktikan dalam QS. Ar Ra’d ayat 38.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *