Bandar LampungLampungPemerintahan

Setahun Kodam XXI/Raden Intan, Sinergi TNI-Pemprov Lampung Diperkuat untuk Stabilitas dan Ketahanan Pangan

×

Setahun Kodam XXI/Raden Intan, Sinergi TNI-Pemprov Lampung Diperkuat untuk Stabilitas dan Ketahanan Pangan

Sebarkan artikel ini
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Kodam XXI/Raden Intan yang digelar di Aula Sudirman, Markas Kodam XXI/Raden Intan || Foto: Pemerintah Provinsi Lampung
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Kodam XXI/Raden Intan yang digelar di Aula Sudirman, Markas Kodam XXI/Raden Intan || Foto: Pemerintah Provinsi Lampung

5W1HIndonesia.id, Bandar Lampung — Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) pertama Kodam XXI/Raden Intan yang digelar di Aula Sudirman, Markas Kodam XXI/Raden Intan, Senin (10/8/2026).

Peringatan satu tahun berdirinya Kodam XXI/Raden Intan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus mendukung percepatan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan ucapan selamat atas HUT pertama Kodam XXI/Raden Intan.

Atas nama Pemerintah Provinsi Lampung, Gubernur mengapresiasi perjalanan Kodam XXI/Raden Intan selama satu tahun yang dinilai telah memberikan kontribusi penting dalam menjaga keamanan dan stabilitas wilayah sekaligus mendukung berbagai program pembangunan.

“Selamat ulang tahun yang pertama kepada seluruh keluarga besar Kodam XXI/Raden Intan. Semoga momentum satu tahun ini menjadi titik awal bagi pengabdian yang semakin kuat, semakin dekat dengan rakyat, dan semakin besar kontribusinya bagi bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat Lampung dan Bengkulu,” ucap Gubernur.

Menurutnya, meskipun baru berusia satu tahun, Kodam XXI/Raden Intan mengemban amanah yang besar dalam menjaga pertahanan negara dan menciptakan stabilitas wilayah.

Gubernur menegaskan, pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa adanya keamanan dan stabilitas. Sebaliknya, pertahanan yang kuat juga membutuhkan masyarakat yang sejahtera, bersatu, serta memiliki kepercayaan terhadap negara.

Karena itu, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.

“Pertahanan dan pembangunan harus berjalan bersama. Stabilitas menjadi syarat penting bagi pembangunan, sementara kesejahteraan dan persatuan masyarakat menjadi bagian penting dari kekuatan pertahanan negara,” tuturnya.

Gubernur juga memberikan apresiasi atas keterlibatan TNI dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan di Provinsi Lampung.

Sebagai salah satu daerah penyangga pangan nasional, Lampung memiliki peran strategis dalam menjaga produksi dan ketersediaan pangan. Kolaborasi antara pemerintah daerah dengan TNI dan Polri dinilai memberikan dampak positif terhadap produktivitas pertanian sekaligus menjaga stabilitas harga komoditas pangan.

Gubernur menyebut produksi pertanian, khususnya padi dan jagung, terus menunjukkan perkembangan positif. Stabilitas harga di tingkat petani juga menjadi perhatian bersama agar peningkatan produksi dapat memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.

“Kolaborasi TNI dan pemerintah daerah dalam mendampingi petani, meningkatkan produksi, serta menjaga ketahanan pangan merupakan kerja sama yang sangat strategis,” ujarnya.

Ia menambahkan, peningkatan produksi dan stabilitas harga pangan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Kehadiran TNI dan Polri di tengah masyarakat, termasuk dalam mendukung sektor pertanian, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pangan yang kuat.

Gubernur menilai, keterlibatan TNI yang tidak hanya berada di ruang-ruang pertahanan, tetapi juga hadir di tengah sawah, mendampingi petani, dan membantu masyarakat merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.

“Semakin dekat TNI dengan rakyat, semakin kuat pula pertahanan negara. Semakin kuat hubungan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, Insyaallah semakin kuat pula pembangunan daerah kita,” ujarnya.

Gubernur menegaskan Pemerintah Provinsi Lampung siap terus berjalan bersama Kodam XXI/Raden Intan untuk memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi dalam menjaga stabilitas serta mempercepat pembangunan daerah.

Ia berharap Kodam XXI/Raden Intan dapat terus menjadi benteng pertahanan yang kokoh sekaligus menjadi sahabat masyarakat, hadir untuk menjaga, membantu, membangun, serta memberikan rasa aman dan harapan bagi masyarakat.

“Dirgahayu Kodam XXI/Raden Intan. Teruslah menjadi benteng pertahanan, penjaga persatuan, sahabat rakyat, dan mitra pembangunan daerah,” tandasnya.

Sementara itu Pangdam XXI/Raden Intan Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kodam XXI/Raden Intan dibentuk pada 10 Agustus 2025 bersama sejumlah Kodam baru lainnya. Kehadiran Kodam XXI/Raden Intan merupakan bagian dari penguatan organisasi pertahanan dan pelayanan teritorial di wilayah.