Sementara itu, 23 lokasi SPKLU lainnya juga tersedia di berbagai titik non-tol seperti jalur lintas, kawasan perkotaan, pusat perbelanjaan, hotel, pelabuhan hingga kantor layanan PLN, guna mendukung kebutuhan pengisian daya masyarakat selama arus mudik berlangsung.
General Manager PT PLN (Persero) UID Lampung, Rizky Mochamad, menuturkan bahwa PLN terus memperkuat kesiapan infrastruktur pengisian kendaraan listrik guna memastikan pengguna EV dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman.
“PLN berkomitmen memastikan pengguna EV dapat melakukan perjalanan mudik dengan nyaman tanpa khawatir terhadap ketersediaan pengisian daya. Melalui kesiapan 67 SPKLU yang tersebar di berbagai lokasi strategis, khususnya di jalur Tol Trans Sumatera dan titik mobilitas masyarakat, kami ingin memberikan kemudahan akses pengisian daya selama perjalanan,” ucap Rizky.
Seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan listrik, PLN UID Lampung memprediksi jumlah kendaraan listrik yang melintas di wilayah Lampung selama periode mudik tahun 2026 dapat mencapai hingga 3.000 kendaraan.
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama masa siaga Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, PLN UID Lampung juga menyiagakan 106 Posko Siaga Kelistrikan dengan petugas yang siaga 24 jam di berbagai titik strategis, termasuk di rest area tol mulai dari Pelabuhan Bakauheni hingga Pematang Panggang.
“PLN UID Lampung berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus mendukung mobilitas ramah lingkungan di Provinsi Lampung,” tandas Rizky. (Rls/SA)











