Sinopsis Film Sultan Agung Mataram
Film ini menceritakan kisah perjalanan hidup Sultan Agung Hanyakrakusuma, raja Mataram Islam yang terkenal dengan kegagahan dan kegigihannya dalam melawan penjajah Belanda.
Film diawali dengan penobatan Raden Mas Rangsang muda sebagai Sultan Agung Hanyakrakusuma setelah kematian ayahnya, Panembahan Hanyokrowati.
Di usia yang masih muda, Sultan Agung dihadapkan pada berbagai tantangan, termasuk perebutan tahta dan ancaman dari luar, terutama dari Vereenigde Oost-Indische Compagnie (VOC) yang dipimpin oleh Jan Pieterzoon Coen.
Sultan Agung bertekad untuk menyatukan tanah Jawa di bawah panji Mataram dan melawan VOC yang berusaha memperluas kekuasaannya.
Film ini menggambarkan berbagai pertempuran sengit antara Mataram dan VOC, termasuklah peristiwa Geger Pati dan Pelarian Sultan Agung ke Pengging.
Di tengah perjuangannya melawan penjajah, Sultan Agung juga harus menghadapi dilema dalam kehidupan pribadinya.
Ia harus mengorbankan cinta sejatinya kepada Lembayung demi menikahi perempuan ningrat yang bukan pilihannya.
Film ini diakhiri dengan kemenangan Mataram atas VOC dalam Pertempuran Jepara.
Sultan Agung berhasil memperkuat Mataram dan menjadikannya sebagai kerajaan yang disegani di Nusantara.
Film ini juga menunjukkan bagaimana Sultan Agung menjadi pemimpin yang bijaksana dan religius yang selalu berusaha untuk memajukan rakyatnya.











