Basri menuturkan, momentum Nataru memicu tingkat hunian hotelnya penuh terisi 100 persen. Dia menambahkan, Hotel Emersia sabagai hotel tempatnya bernaung pun menambah penggunaan videotron yang menggunakan listrik PLN untuk memeriahkan penyelenggaraan berbagai event Nataru di hotelnya itu.
“Terima kasih untuk PLN yang telah mengamankan pasokan listrik sehingga zero mati lampu saat Nataru. Semua tamu kami merasa senang dan berkesan selama menginap di emersia. Salah satunya karena suplai listriknya aman,” paparnya.
Hal senada dikemukakan Anthonius D. Tewuh selaku Chief Engineer Swiss-belhotel Lampung. Dia mengatakan bahwa petugas PLN responnya sangat cepat dan komunikasinya pun bagus.
“Terima kasih untuk PLN atas pelayanannya, petugasnya responsif, tidak lama meskipun terdapat kendala, sudah cukup baik,” katanya singkat.
Berdasarkan data, pada bulan Desember 2022 terjadi peningkatan pemakaian energi listrik untuk kelompok tarif bisnis sebesar 2.93 persen jika dibandingkan dengan pemakaian pada bulan November 2022. Kelompok tarif bisnis meliputi diantaranya perhotelan, restoran, usaha perbankan dan pusat-pusat perbelanjaan.
General Manager PLN UID Lampung, I Gede Agung Sindu Putra mengatakan, Siaga Nataru yang dimulai sejak 19 Desember 2022 hingga 4 Januari 2023 merupakan komitmen pelayanan PLN untuk memberikan yang terbaik bagi pelanggan.
Ditambahkannya, melalui Siaga Nataru, PLN dapat memastikan pasokan energi listrik yang andal, sehingga pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat berjalan dengan baik.
“Kami ucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada PLN, kami terus berupaya mewujudkan pelayanan yang terbaik, salah satunya dengan menyalurkan energi listrik yang andal dan aman,” ujarnya. (Rls/SA)











