Sholat dilanjutkan dengan takbiratul ikhram, melaksanakan sholat ashar dua rakaat lalu salam. Perlu diingat, sholat fardhu yang boleh diqashar adalah dzuhur, ashar, dan isya. Sementara itu, untuk sholat maghrib dan subuh tidak boleh diqashar.
Apa Perbedaan Jamak Takhir dan Jamak Taqdim?
Jamak takhir artinya menggabungkan dua waktu sholat yang dikerjakan pada waktu terbelakang. Misalnya, sholat jamak dzuhur dan ashar yang dikerjakan pada waktu ashar. Berbeda dengan jamak taqdim, yakni menggabungkan dua waktu sholat yang dikerjakan di waktu lebih dulu.
Sebagai contoh, seseorang mengerjakan sholat jamak dzuhur dan ashar lalu dikerjakan pada waktu dzuhur. Untuk jamak takhir, sholat dimulai dengan melaksanakan sholat dzuhur kemudian dilanjut sholat ashar, seperti biasa tanpa mengulangi niat.
Sementara untuk jamak taqdim, niat dan pelaksanaan dilakukan pada saat masuk waktu dzuhur. Setelah selesai mengerjakan sholat dzuhur yang diakhiri dengan salam, maka kemudian berdiri lagi untuk melaksanakan sholat ashar.
Selain perjalanan jauh, sholat jamak qashar juga boleh dilakukan dalam keadaan takut, seperti saat perang, sakit, hujan lebat, maupun bencana alam. Karena itu, syarat sholat jamak qashar harus dipahami agar tidak salah ketika mempraktikkannya.





