6. Jembatan Shiratal Mustaqim
Dalam Islam, umat manusia yang sudah meninggal dunia akan melewati jembatan shiratal mustaqim. Jembatan ini dikatakan hanya memiliki lebar sekecil rambut dan sangat sulit untuk dilewati.
Apabila berhasil melewati jembatan shiratal mustaqim, niscaya bisa masuk ke surga sedangkan yang tidak akan masuk neraka. Bagi manusia dengan timbangan amal kebaikan yang tinggi, maka mudah menyebrangi jembatan ini. Sebaliknya, jika timbangan amal kebaikan sedikit, jembatan semakin sulit dilalui.
7. Surga dan Neraka
Kehidupan setelah kematian yang terakhir adalah tinggal di surga atau neraka. Surga didefinisikan sebagai sebaik-baiknya tempat kembali sebab penghuni tempat ini tidak akan mengalami penderitaan, kesedihan, maupun kesengsaraan.
Sementara itu, neraka merupakan seburuk-buruknya tempat kembali di mana akan dipenuhi dengan penyiksaan, kesedihan, dan kesengsaraan. Orang-orang yang berbuat buruk selama hidup di dunia akan mendapatkan balasan, yakni neraka.
Apabila sudah mengetahui tahap kehidupan setelah kematian, ada baiknya untuk segera memperbanyak amalan baik. Pastikan juga untuk selalu mengingat Allah SWT dan memohon ampunan-Nya.







