“Kita terus bekerjasama dan bergandengantangan karena kita kompak dalam menangani stunting,” ujarnya.
Ia menyebutkan komitmen terhadap penurunan angka stunting ini demi pembangunan masa depan terutama anak-anak sebagai generasi penerus yang akan melanjutkan perjuangan.
Menurutnya, menangani stunting berarti menangani masa depan.
“Kita tidak ingin masa depan hilang karena kesalahan dan kecerobohan kita karena tidak mempersiapkan dan memenuhi hak-hak anak kita salah satunya kesehatan karena stunting akan mempengaruhi tumbuh kembangnya,” katanya.
Nunik mengapresiasi semua pihak termasuk BKKBN yang begitu memiliki semangat dalam rangka PPS.
“TPPS Lampung terus berkarya, stunting turun rakyatnya berjaya. Jadikan Lampung bebas stunting demi wujudkan Lampung berjaya,” tandasnya. (Rls/SA)











