Kesehatan

5 Tanda Tanda Datang Bulan Paling Umum yang Perlu Diketahui

119
×

5 Tanda Tanda Datang Bulan Paling Umum yang Perlu Diketahui

Sebarkan artikel ini
tanda tanda datang bulan
Ilustrasi Tanda Tanda Datang Bulan || Photo by Lifestylememory on Freepik || 5W1HINDONESIA.ID

5W1HINDONESIA.IDKESEHATAN – Tanda tanda datang bulan yang dirasakan pada wanita biasanya datang secara tiba-tiba. Namun, gejala yang dikenal juga sebagai sindrom pra menstruasi atau PMS ini akan muncul antara lima hari atau bahkan dua minggu sebelum datang bulan.

Sebagian wanita hanya mengalami gejala PMS cukup ringan, namun ada pula yang parah hingga mengganggu aktivitas sehari-hari. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut mengenai tanda datang datang, yuk simak pembahasan selengkapnya berikut.

Apa Tanda Tanda Datang Bulan Pada Wanita?

Dilansir dari Webmd, wanita biasanya mulai memperlihatkan perubahan fisik dan suasana hati sekitar satu sampai dua minggu sebelum menstruasi datang. Perubahan hormon sendiri merupakan penyebab dari kemunculan gejala menstruasi yang tidak nyaman.

Sindrom pra menstruasi terjadi setelah ovulasi, yakni saat ovarium melepaskan sel telur ke dalam tuba falopi. Adapun beberapa gejala seorang wanita akan datang bulan yang paling umum, antara lain:

1. Kram di perut

Gejala pra menstruasi yang dialami oleh hampir seluruh wanita adalah kram pada perut. Kram perut atau disebut dengan dismenore primer umumnya dimulai pada hari-hari menjelang menstruasi dan berlangsung selama beberapa hari.

Nyeri kram dapat berkisar dalam tingkat keparahan yang ringan hingga ekstrim sehingga terkadang membuat wanita menghentikan aktivitasnya. Rasa nyeri dan sakit akan dirasakan pada perut bagian bawah di mana bisa menyebar ke punggung bawah hingga paha atas.

2. Muncul jerawat

Hampir seluruh wanita mengalami peningkatan kemunculan jerawat sekitar seminggu sebelum menstruasi dimulai. Kemunculan jerawat terjadi akibat adanya perubahan hormonal alami yang terkait dengan siklus reproduksi wanita.

Dalam siklus ini, kadar androgen dalam sistem akan menstimulasi produksi sebum, yakni minyak yang diproduksi oleh kelenjar sebaceous kulit. Ketika terlalu banyak sebum yang diproduksi, maka jerawat bisa muncul di beberapa area tubuh.

3. Ketidaknyamanan pada payudara

Pada siklus pertama menstruasi, kadar estrogen pada tubuh mulai meningkat. Hal ini kemudian akan merangsang pertumbuhan saluran susu di payudara sehingga muncul ketidaknyamanan di area tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *