5W1HINDONESIA.ID, ZONA MUSLIM – Tata cara i’tikaf di bulan Ramadhan perlu diketahui oleh umat muslim. Sebab, i’tikaf sendiri merupakan salah satu amalan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.
Karena itu, amalan i’tikaf ini tentunya memiliki keutamaan dan keistimewaan yang sangat besar. Nah, untuk mengetahui lebih lanjut terkait tata cara dan syarat melakukan i’tikaf, yuk simak pembahasan selengkapnya berikut.
Bagaimana Tata Cara I’tikaf di Bulan Ramadhan
I’tikaf dapat diartikan berdiam diri di masjid untuk melakukan ibadah dan berdoa kepada Allah SWT. Rasulullah SAW memiliki kebiasaan melaksanakan i’tikaf di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.
Dalam sebuah hadis dari Aisyah RA. “Bahwasanya Nabi SAW beri’tikaf pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan sampai beliau dipanggil Allah Azza wa Jalla, kemudian istri-istri beliau (meneruskan) beri’tikaf setelah beliau wafat”. (HR. Muslim)
Hukum i’tikaf adalah sunnah dan dapat dilakukan kapan saja, namun lebih utama pada 10 hari terakhir di bulan Ramadhan. Adapun beberapa tata cara untuk melaksanakan i’tikaf, antara lain sebagai berikut:
1. Membaca Niat
Sebelum memulai i’tikaf ada baiknya untuk membaca niat terlebih dahulu. Jika i’tikaf dilakukan karena nazar, Mazhab Syafi’i mensyaratkan seorang muslim untuk mata’yin atau menentukan niat.
Akan tetapi, bila dilakukannya pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, maka bacaan niatnya adalah “Nawaitul I’tikafa fii haadzal masjidi sunnatan lillahi ta’ala”. Arti dari niat ini, yaitu “Aku berniat i’tikaf di masjid ini sunnah karena Allah ta’ala”.
2. Berdiam Diri di Masjid
Kegiatan selanjutnya yang dapat dilakukan saat i’tikaf, yakni berdiam diri di dalam masjid. Maksud dari berdiam diri bukan tidak melakukan apa-apa, namun sembari memperbanyak dzikir, tafakkur, membaca tasbih, serta membaca Al-Qur’an.
Selain itu, umat muslim juga bisa melakukan amalan-amalan lain, seperti sholat sunnah. Beberapa sholat sunnah yang dianjurkan, seperti sholat hajat, sholat taubat, hingga sholat tahajud.
3. Mendekatkan diri Kepada Allah SWT
I’tikaf memang bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Hal ini bisa dilakukan dengan memperbanyak amalan, memanjatkan doa kepada Allah SWT, serta merefleksikan diri atas kesalahan yang pernah diperbuat.





