Zona Muslim

Tata Cara Sholat Hajat, Niat, dan Waktu Pelaksanaannya

×

Tata Cara Sholat Hajat, Niat, dan Waktu Pelaksanaannya

Sebarkan artikel ini
tata cara sholat hajat
Ilustrasi Tata Cara Sholat Hajat || Photo by Masjid Pogung Dalangan on Unsplash || 5W1HINDONESIA.ID

Waktu terbaik untuk melaksanakan sholat hajat adalah sepertiga malam terakhir, yakni antara pukul 01.00 dini hari hingga menjelang subuh. Sebuah hadis menjelaskan, “Malam manakah yang paling didengar atau dikabulkan oleh Allah SWT? Rasulullah bersabda, ‘pada tengah malam’”. (HR. Ahmad dan Ibnu Hibban)

Dzikir dan Doa Lain Setelah Sholat Hajat

Sholat hajat adalah sholat sunnah yang berkaitan erat dengan rezeki. Sebab, sholat hajat dipercaya bisa mendatangkan rezeki berupa ijabah, keberhasilan, dan kesuksesan terhadap apa yang diinginkan.

Agar ibadah sholat hajat semakin sempurna, umat muslim bisa memanjatkan dzikir dan doa-doa kepada Allah SWT. Beberapa dzikir dan doa yang dapat dilafalkan setelah menunaikan sholat hajat, yakni:

  • Sholawat (Allahumma sholli ‘ala sayyidina Muhammad), 100 kali.
  • Istighfar (Astaghfirullahal ‘adzim), 100 kali.
  • Tasbih (Subhanallah), 100 kali.
  • Tahmid (Alhamdulillah), 100 kali.
  • Tahlil (Laa ilaaha illallah), 100 kali.
  • Surat Al-Ikhlas sebanyak 11 kali.
  • Surat Al-Falaq sebanyak 11 kali.
  • Surat An-Nas sebanyak 11 kali.
  • Ayat Kursi sebanyak 11 kali.
  • Hauqolah (La haula wala quwwata illa billahil aliyil ‘adzim), 100 kali.
  • Kalimat (Hasbunallah wani’mal wakil ni’mal maula wani’man nashir), 100 kali.

Setelah melaksanakan sholat hajat, seorang muslim hendaknya memuji Allah dan membaca sholat untuk Rasulullah. Dengan melakukan tata cara sholat hajat dan memanjatkan doa-doa, niscaya akan lebih tenang, terutama saat mengharapkan sesuatu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *